Kamis, 23 Juli 2026

Pencarian 2 Remaja Hanyut di Sungai Bilah Dilanjutkan

Administrator - Rabu, 19 Februari 2020 08:04 WIB
Pencarian 2 Remaja Hanyut di Sungai Bilah Dilanjutkan

 

Baca Juga:

LABUHANBATU I Sumut24.co

Dua dari enam orang remaja belia, dikabarkan hanyut di aliran Sungai Bilah, Selasa (18/2/2020) tepatnya disekitar Lubuk Boting, Lingkungan Aek Siranda, Kel. Siringoringo Kec. Rantau Utara, Kab. Labuhanbatu, Sumatera Utara sekitar jam 16.30 WIB.

Informasi diperoleh, Kedua Anak Baru Gede (ABG) yang dikabarkan hanyut itu bernama Angga (13) warga Jl. Torpisangmata dan Bima (11) warga Jl. Majapahit belum ditemukan. Sedangkan, Iksan (12) sempat diselamatkan warga yang sedang memancing di tepian sungai tersebut.dan temannya Gilang, Ilham dan Atan, selamat karena hanya mandi di tepian sungai.

“Mereka berenam berangkat mandi ke sungai naik sepeda sekitar jam 14.00 WIB. Tapi terdengar mereka hanyut sekitar jam 16.30 WIB,” ungkap Dian Heelina alias Dedek ibu kandung Gilang kepada wartawan ketika disambangi dikedimannya di Jl. Majapahit.

Kata Dedek, jarak dari kediaman mereka ke lokasi kejadian diperkirakan sekitar 2 kilometer. Menurut pengakuan Ilham, kepadanya, ketiganya, (korban) mandi di sungai dengan menggunakan rakit batang pisang. Nahas, tidak tahu bagaimana, ketiga anak yang menaiki rakit batang pisang itu hanyut hilang terseret arus sungai.

“hanya Iksanlah yang sempat terselamatkan orang tua yang sedang mancing, sedangkan kawan mereka yang Dua lagi terbawa derasnya arus sungai” urainya.

Saat ini, Sambung Dedek, keempat anak selamat mengalami trauma. Bahkan kata dia, anaknya Ilham tak dapat dimintai keterangan karena mengalami ketakutan.

“Ilham ngomong saat menceritakan kejadian itu saja kepada saya, setelah itu gak bisa lagi ditanyai. Lebih banyak diamnya,” katanya

Sedangkan warga lainnya mengaku jika korban Angga saat akan berangkat sempat pamitan kepada sejumlah warga dan melambaikan tangan.

“Si Angga sebelum berangkat melambaikan tangan dan bilang kami berangkat ya,” ujar warga di sana.

Untuk melakukan pencarian para korban, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Labuhanbatu menerjunkan perahu karet dan sejumlah personel. Namun, karena situasi gelap dan sulitnya lokasi disertai turunnya hujan pencarian akan dilanjutkan pada hari ini, Rabu (13/2/2020) pukul 06.00 Wib.

“Sementara pencarian para korban hanya menerjunkan satu perahu. Besok akan difokuskan dengan menambah personel,” ujar Kabid Siaga BPBD.(Wahyudi)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
DPW Tani Merdeka Aceh Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Program MBG dan Sejahterakan Petani
Mendesak Copot Kadis Perhubungan, GEMPPAR Geruduk Tiga Instansi di Asahan, Kejari Janji Tindak Lanjut Dugaan Pelanggaran Hukum
Pemkot Tanjungbalai dan Kanwil Kemenkum Sumut Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual Melalui Kerja Sama
Kadis Koperasi dan UKM Sumut: 17.994 Koperasi Jadi Pilar Penguatan Ekonomi Rakyat, UMKM Tembus 1,4 Juta Unit
Bupati Saipullah Tegaskan Perpustakaan Jadi Senjata Utama Tingkatkan IPM Madina
Pemkab Madina Siapkan Gedung Lama RSUD Panyabungan Jadi Sumber PAD, BRI hingga Pusat Rehabilitasi Masuk Rencana
komentar
beritaTerbaru