Bupati Taufik Buka Rakerkab KORPRI Asahan, Perkuat Integritas ASN demi Pelayanan Prima
sumut24.co MEDAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Dewan Pengurus K
kota
SERGAI | SUMUT24 Seorang oknum Polisi yakni Bripka AR alias Penger yang bertugas di Polsek Firdaus Kecamatan Sei Rampah yang diamankan pihak kepolisian bersama dua bandar sabu yakni Andriko Wibowo alias Riko (21) dan rekannya Sugito alias Gito (37), keduanya warga Dusun III Desa Sei Buluh Kecamatan Sei Bamban pada Rabu (2/3) lalu bisa selamat dari jetaran hukum.
Baca Juga:
Mirisnya hingga kini oknum polisi tersebut bisa bebas tanpa ada jeratan hukum bahkan bisa kembali bertugas di Polsek Firdaus.
Terkait hal itu, Kasat Narkoba Polres Sergai AKP. Hendri Yanto S yang di konfirmasi Rabu (6/5) mengatakan tidak ada unsur yang kuat untuk keterkaitan Penger, barang bukti tidak di temukan saat di geledah, kendati begitu Penger di kenai sanksi adminitrasi.
“Tidak ada unsur yang kuat untuk keterlibatan Penger meski pun pengakuannya terlibat namun tidak ada bukti menguatkannya” ucapnya.
Kasat Narkoba pun mengatakan, memang saat di ambil urine Penger positif narkoba dan saat ini juga sudah diketahui pimpinan. “Tes urine positif namun untuk keterlibatannya di peredaran narkoba belum mencukupi bukti yang kuat” ujarnya.
Perlu diketahui, keterlibatan penger dalam bisnis haram ini ketika pihak kepolisian pertama kali menangkap Riko (21) di kediaman rumahnya, saat di lakukan penggeledahan polisi menemukan satu paket sabu seberat 0,2 gram di saku celana, setelah di introgasi Riko mengaku mendapat sabu itu dari Gito dengan harga Rp 150 ribu sabu perpaket paket, renca Riko sabu tersebut ingin di gunakannya sendiri.
Polisi yang melakukan pengembangan, langsung menuju rumah Gito, polisi yang melakukan penggeledahan menemukan Gito bersama oknum Polisi Penger, dari dalam rumahnya Gito polisi menemukan 3,2 gram sabu-sabu serta satu unit HP di dalam kamarnya dan sepeda motor Honda Bead BK 3078 NAD langsung di boyong ke Mapolres Sergai.
Setiba di Mapolres Sergai yang ada hanya Riko dan Gito sedangkan Bribka Penger tidak terlihat di Sat Narkoba Polres Sergai.
Sebelumnya, Gito saat ditangkap mengaku baru tiga bulan menjadi bandar narkoba, bapak dua anak ini sangat gugup saat di tanya dari mana ia mendapatkan sabu tersebut, “Aku dapat dari Kampung Baru Tanjung Beringin, aku lupa siapa namanya aku tidak kenal, aku langsung ke Kampung Baru untuk membelinya tapi aku tidak kenal sama orangnyaâ€ucap Gito berkilah.
Informasi yang beredar bahwa Gito mendapatkan sabu tersebut dari Bribka Penger dan keduanya bekerja sama untuk mengedarkan narkoba jenis sabu, bahkan Gito sudah lama menjadi TO satNarkoba Polres Sergai, dan kuat dugaan Gito sengaja di paksa untuk tidak mengakui sabu tersebut dari Penger. (BDI)
sumut24.co MEDAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Dewan Pengurus K
kota
sumut24.co MEDAN, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, bersa
kota
Medan Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, Rianto, SH., MH., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Dr. Ha
News
Jakarta Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan pengujian materiil terhadap UndangUndang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pe
Hukum
DPRD Sumut Soroti Minimnya Transparansi Data Pengunjung PRSU, Rudi Alfahri Publikasi Bagus, Tapi Tak Sesuai Fakta di Lapangan
News
Kompak! Dua Kapolres Sambangi Kodim 0212/Tapsel, TNIPolri Perkuat Barisan Jaga Sinergitas dan Stabilitas Tabagsel
Hukum
HAN 2026 di Paluta Raih KLA Pratama, Pemkab Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Anak dan Generasi Emas
kota
Asumut24.co ASAHAN, Mega proyek pengendalian banjir Sungai Asahan senilai lebih Rp15 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja
News
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., memimpin langsung peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke42 Tahun 2026 yang be
News
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Sabu di Perairan Kuala Bangka Labura.
kota