Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
LANGKAT | SUMUT24
Baca Juga:
Dua orang anak asal Langkat di Kecamatan Besitang menjadi korban praktek human trafficking atau perdagangan manusia untuk kebutuhan seksual pria . Praktek eksploitasi seksual komersil anak (eska) terungkap saat kedua korban bersama orangtua dan didampingi Tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Langkat dan Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KB & PP) Langkat serta aktivis perlindungan anak Kabupaten Langkat membuat laporan ke Polres Langkat. Dua gadis belia yang diketahui berinisial RA (15) dan CI (16) membuat pengaduan ke Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Langkat, Jum’at kemarin. Usai memberikan keterangan, RA menceritakan, peristiwa mengerikan dalam hidupnya itu terjadi pada 17 Februari 2016 silam, sekira pukul 20.00 WIB. Waktu itu, kata RA, dia bersama CI diajak seorang bernama R als A yang juga tetangga rumah dari rumah mereka di Desa Halaban Jati Kecamatan Besitang Langkat, menuju ke sebuah wisma di Desa Batu Seratus Kecamatan Pangkalan Susu Langkat. Setibanya di wisma tersebut, mereka masuk ke dalam sebuah kamar. Tak lama, Rina alias Ayu mendapat telpon dari temannya dan keluar meninggalkan kamar sembari mengunci pintu. Tak lama berselang, dua pria keturunan etnis tionghoa datang ke dalam kamar. Salah satu diantara mereka membawa CI dan satunya lagi tetap di kamar tadi bersama RA. Di dalam kamar, jelasnya, dirinya sempat mencoba melarikan diri namun langsung ditangkap pria berumur sekitar 34 tahun. Karena kalah tenaga, RA pun tak mampu melawan keganasan nafsu warga keturanan tersebut, dan dia pun terpaksa melayani nafsu bejat pria tadi. Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya, pria tadi pun langsung pergi meninggalkannya seorang diri. Kemudian, Rina alias Ayu pun datang ke kamar RA dan memberikan uang sebesar Rp100 ribu. “Kakak (Rina) itu ngasi duit Rp100 ribu, abis itu saya langsung dibawa pulang. Saat di jalan pulang dia mengancam saya, jangan sampai memberitahu kejadian tadi kepada siapapun,” kata RA siswi kelas 2 SMP ini. Ditambahkan dia, karena takut atas ancaman Rina, keesokan harinya tanggal 18 dan 19 Februari 2016, RA kembali diajak melayani hidung belang. Karena takut diberitahukan kepada orangtuanya, RA pun terpaksa menuruti kemauan Rina. Untuk kesekian kalinya, RA terpaksa melayani nafsu pria hidung belang. Ironisnya, dalam semalam RA dipaksa melayani dua pria hidung belang, dengan bayaran yang sama. Selama tiga malam berturut-turut, gadis bertubuh mungil itu mengaku melayani lima pria hidung belang. “Saya dijemput dari rumah pukul 17.00 WIB dan diantar pulang pukul 22.00 WIB,” sebutnya. Hal serupa diungkapkan CI, juga pernah melayani dua pria hidung belang dalam semalam dengan bayaran hanya Rp100 ribu. “Ya, saya cuma diberi Rp100 ribu sama Kak Rina, abis itu diantar pulang ke rumah,” kata dia. Sementara itu, Ketua P2TP2A Langkat Ernis Syafrin Eldin menegaskan, kasus yang melibatkan dua bocah SMP ini diduga melibatkan sindikat penjualan orang. “Maka dari itu, kita meminta pihak kepolisian segera mengungkap kasus ini, karena sudah menggurita di kawasan Pangkalan Susu,” katanya. Sedangkan Kaban KBPP Langkat Purnama Tarigan, sangat prihatin dengan kondisi tersebut, dia pun mengharap pihak kepolisian serius menangani kasus ini. “Ya kita berharap, kasus ini segera terungkap agar tidak ada lagi anak di bawah umur menjadi korban perdagangan orang, apalagi sampai dijadikan budak seks,” tegasnya. Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Binjai Iptu Rinaldi, ketika dikonfirmasi wartawan mengaku, masih melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi.       “Ya, korbannya masih membuat laporan, nanti kita tindaklanjuti,” janjinya.(wit)
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
kota
Bank Sumut Gandeng Tiga LPKSO Luncurkan KUR PMI, Perluas Akses Pembiayaan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Silaturahmi DPD FKN Sumut dan SAS Center, Dukung Dua Agenda Akbar di Medan
kota
Buka Muswil III SAPMA PP Sumut, Ijeck Tegaskan Kader Harus Jauhi Narkoba, Firmansyah Kembali Terpilih
News
Sutrisno Pangaribuan Nilai Bobby Nasution Melecehkan DPRD Sumut karena Tinggalkan Rapat Paripurna
kota
Polsek Medan Area Tangkap Sekuriti Rampas HP Wanita Lansia saat Duduk di Kursi Roda
kota
3 Korban Tewas Ledakan Grand Polonia Teridentifikasi
kota
sumut24.co MedanWanita Karo Indonesia (WKI) berkolaborasi dengan Kaukus Perempuan Parlemen RI menggelar Seminar Dialog Interaktif di Kanto
Umum
Monthly Upgrade Academy Perkuat Pemahaman Sejarah dan Nilai Luhur UNPAB sebagai Fondasi Kemajuan Institusi
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI , Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menyerahkan hadiah kepada lima wajib pajak asal Kota Tanjung
News