Dugaan Keracunan MBG di Galang, PDI Perjuangan Dorong Evaluasi Total Pelaksanaan Program
Dugaan Keracunan MBG di Galang, PDI Perjuangan Dorong Evaluasi Total Pelaksanaan Program
News
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Yariba Laia (21) Asisten Rumah Tangga (ART) bersama orok berjenis laki-laki yang berusia 7 (tujuh) bulan, ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar mandi rumah majikanya Silvia dan Yopi, warga Jalan Hasanuddin No 23, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Petisah, Sabtu (9/3/2019) sekra pukul 11.00 WIB.
Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah H Tobing SIK kepada wartawan mengatakan, penemuan dua mayat yang merupakan ibu sang bayi dan bayinya yang ditemukan tewas merupakan Asisten Rumah Tangga (ART) diketahui oleh saksi yang curiga.
“Jadi menurut keterangan saksi, saat itu ia memanggil korban di kamarnya sekitar pukul 7.30 WIB. Karena si korban biasanya pukul 6.00 WIB sudah keluar kamar dan bekerja di rumah itu sebagai asisten rumah tangga,” ujarnya, Minggu (10/3/2019).
Saat korban keluar kamar, sambung Kompol Martuasah, saksi ini mengatakan bahwa ada darah lalu depan pintu kamarnya dan bertanya apa yang terjadi.
“Korban ini pun memberi keterangan bahwa ia sedang menstrubasi (mens). Sempat suami dari saksi yang bernama Yopi ingin mendobrak pintu kamar korban, akan tetapi ia mengatakan bahwa dirinya sedang tidak memakai pakaian dan niat untuk mendobrak pintu diurungkan oleh suami saksi,” ucap Kapolsek.
Informasi lain yang berhasil dihimpun, setelah beberapa waktu, si korban membuka sendiri pintu kamarnya dengan tubuhnya sembari berkata ‘sebentar ya kak’.
“Jadi saat itu saksi ini melihat kondisi korban sudah dalam keadaan lemas. Saksi pun memberikan susu kotak kepadanya untuk diminum korban. Sekitar 10 menit ia mengatakan sudah baikan dan ia meminta izin agar istirahat sebentar. Pada pukul 10.00 WIB saksi yang bernama Silvi ini melihat korban sudah keluar kamar dengan menggunakan handuk. Karena melihat dalam kondisi lemas, Silvi pun membuat telur untuk dimakan korban,” kata Kompol Martuasah.
Sambung Kapolsek, Silvi kemudian memberikan telur kepadanya saat masuk pintu kamar, sambung Martuasah, korban sudah tertidur di lantai dengan keadaan bersimbah darah.
“Suami saksi yang bernama Yopi, memanggil ambulans dan merujuknya ke RS Materna. Setibanya ambulans di rumah dan hendak membawa ke RS, saksi dan supir ambulans menyadari bahwa korban sudah tidak bernyawa lagi. Kemudian pihak keluarga menghubungi kami (kepolisian) dan manggil tim Inafis Polrestabes Medan dan melaksanaan olah tempat kejadian,” katanya.
Adapun barang-barang korban yang ditemukan yakni satu buah hp, tiga papan obat merk Sapros yang diduga untuk menggugurkan kandungan.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun ditemukan tiga papan obat merk sapros yang diduga obat untuk menggugurkan kandungan. Setelah dilaksanakan otopsi, dugaan sementara korban meninggal dunia karena mengalami pendarahan. Untuk bayi dalam kandungan sudah meninggal dunia. Saat ini kedua jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk kemudian disemayamkan oleh keluarga korban,” pungkas Kompol Martuasah.(W02)
Dugaan Keracunan MBG di Galang, PDI Perjuangan Dorong Evaluasi Total Pelaksanaan Program
News
Kasus Penganiayaan Tokoh Pers oleh Oknum Polisi masih berlanjut
News
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Sambangi JMSI Tabagsel Sahabat Sejati Berani Mengkritik, Yusrizal Nasution Siap Bersinergi
News
Polres Palas Tangkap SS, Tersangka Dugaan Pencurian Sawit PT Barapala yang Hampir Setahun Buron
News
sumut24.co MEDAN, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan (FIS UNIMED) mendapat kehormatan dan amanah menjadi tuan rumah penyelenggar
kota
sumut24.co KARO, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung k
News
Terkait Kasus Tersangka Dhody Thahir, Ketua DPRDSU Diperiksa Polda Sumut
News
Mahasiswa Dibegal di Lahan Garapan, Pelaku Sembunyi Dalam Sumur
News
KAMMI Sumut Geruduk DPRD Bongkar Polemik KPID, Desak KPK&ndashKejati Usut Anggaran DPRD
News
MATINYA NURANI DEMOKRASI KETIKA REGULASI HANYA MENJADI ASURANSI KEMENANGAN REZIM
News