Selasa, 07 April 2026

Mayat Kepala Terpisah dari Badan Ternyata Pensiunan TNI AU

Administrator - Selasa, 07 Agustus 2018 14:01 WIB
Mayat Kepala Terpisah dari Badan Ternyata Pensiunan TNI AU

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Identitas korban Mr X yang mayatnya di temukan warga di sebuah perladangan sawit milik warga di Dusun III Namorube Jahe Desa Namorube Kecamatan Kuralimbaru Kabupaten Deliserdang, bernama Rusdianto B (55) yang beralamat di Komplek TNI AU Karang Sari I.

Korban yang ditemukan dengan kondisi kepala terpisah dari badan, diketahui merupakan pensiunan TNI Angkatan Udara dengan pangkat terakhir Pelda.

Diketahuinya ciri-ciri korban, karena salah seorang mahasiswa yang mengaku anak korban, ada menghubungi Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu SH MH Senin (6/8) pagi.

“Awalnya, ada satu orang bermarga Pakpahan mengaku warga Pulo Berayan menghubungi saya menggunakan telepon seluler mengaku anaknya korban seorang mahasiswa berumur 22 tahun ciri kurus, dan sudah kami persilahkan ke Rumkit Polri Jalan KH Wahid Hasyim,” ucap Martualesi Sitepu.

Dalam temuan mayat Mr X itu lanjut AKP Martualesi, pihak kepolisian melalui TIm Gabungan dari Subdit III Ditkrimum Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polsek Kutalimbaru saat ini sudah memeriksa empat saksi.

Begitu juga, pihak kepolisian membentuk tiga tim yang terdiri dari Poldasu, Polrestabes dan Polsek Kutalimbaru untuk melakukan penyidikan di lapangan terhadap adanya pelaku.

“Ada 4 saksi saat ini yang sudah kita periksa. Serta ada tim yang di bentuk untuk mengungkap kasus ini terdiri dari Poldasu, Polrestabes dan Polsek Kutalimbaru,” ucap AKP Martualesi.

Guna diketahui, Tim gabungan dari Subdit III Ditkrimum Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polsek Kutalimbaru akhirnya berhasil mengungkap identitas mayat yang ditemukan warga di areal perladangan kebun kelapa sawit Dusun III Namorube Jahe, Desa Namorube Kutalimbaru, Deli Serdang, pada Minggu (5/8) kemarin .

Korban yang ditemukan warga bernama, Rusdianto B (55). Dia merupakan pensiunan TNI Angkatan Udara dengan pangkat terakhir Pelda.

Identitas korban terungkap berdasarkan hasil pemeriksaan sidik jari korban. Dengan sidik jari itu, kemudian keluarga korban mencocokan ke rumah sakit.

Sebelumnya, istri korban bernama Rosalina Pitaloka Tambunan (53) mengaku, sejak tanggal 22 Juli 2018, suaminya (korban-red) sudah tidak pulang kerumah, dimana pada 1 Agustus kemarin, istri korban telah membuat laporan hilang ke Polsek Medan Baru.

Untuk kasus ini, Polisi masih dalam penyelidikan. Kuat dugaan, kasusnya merupakan korban pembunuhan, dan ada alat yang digunakan untuk memisahkan kepala dari badan.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga bernama Sumardi yang tinggal di Desa Emplasmen Kwala Mencirim, Kabulaten Langkat pada, Minggu (5/8) sekitar pukul 18.00 WIB kemarin.

Identitas mayat tidak ada ditemukan, sedangkan mayat ditemukan dalam kondisi kepala terpisah dari badanya diduga kuat merupakan korban pembunuhan. Korban diketahui masih menggunakan sabuk atau tali pinggang PHD lambang TNI AD.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pemkab Solok Gencarkan Sosialisasi Pekat dan Narkoba di Kalangan Pelajar, Wabup Candra Tekankan Peran Keluarga dan Nagari
Wabup Solok Ajak Perkuat Silaturahmi dan Konsistensi Berbuat Baik
Kejati Sumut Tunjuk Herlangga Wisnu Murdianto Jadi Plh Kejari Karo
Bupati Asahan Sambut Kunjungan Kerja Kepala BPK RI Perwakilan Sumut
Peredaran "Pod Getar" di Asahan, Dijual Layaknya Barang Dagangan Biasa
Wakil Bupati Asahan Hadiri RUPS Bank Sumut, Dukung Transformasi Menuju KBMI 2
komentar
beritaTerbaru