Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Baca Juga:
- Berhasil Bongkar Jaringan, Timsus Anti Narkoba Polres Asahan Tangkap Empat Pelaku Termasuk Mantan Anggota Polri
- Satres Narkoba Polrestabes Medan Ringkus Gembong Narkoba, 10.447 Butir Ekstasi, 828 Vape Narkoba, dan Uang Rp 246 Juta Disita
- Berawal dari Temuan Etomidate, Polres Asahan Ungkap Penyimpanan Ratusan Gram Narkoba di Kisaran
Dalam operasi tersebut, petugas dari Satresnarkoba Polres Tapanuli Selatan mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu.
Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB di sebuah rumah yang terletak di Desa Ujung Gading Julu.
Berdasarkan informasi yang diterima oleh Satresnarkoba Polres Tapanuli Selatan, rumah tersebut dicurigai sebagai tempat peredaran narkotika jenis shabu.
Tim Satresnarkoba segera melakukan penyelidikan dan mengarah ke rumah milik SUSANTO, seorang pria berusia 30 tahun yang kemudian teridentifikasi sebagai pelaku.
SUSANTO, seorang pria berusia 30 tahun yang bekerja tidak tetap dan berpendidikan SD, menjadi pelaku dalam kasus ini. Ia diketahui tinggal di Desa Ujung Gading Julu, Kecamatan Simangambat, Kabupaten Paluta.
Berdasarkan hasil penyelidikan, SUSANTO membeli sabu dari seorang pria bernama ALDO (masih dalam penyelidikan) yang berasal dari Cikampak, dengan tujuan untuk menjualnya kembali secara eceran. Harga yang dibayar oleh SUSANTO untuk sabu tersebut mencapai Rp. 600.000,- per Dji.
Pada malam tersebut, tim Satresnarkoba Polres Tapanuli Selatan melakukan penggerebekan di rumah SUSANTO. Saat berada di dalam rumah, petugas menemukan barang bukti yang cukup mencengangkan.
Di dapur rumah tersebut, tepatnya di bawah karpet, ditemukan 1 (satu) bungkus plastik klip sedang yang berisi 8 (delapan) bungkus plastik klip kecil, yang diduga berisi narkotika jenis shabu dengan berat total 0,56 gram.
Saat dilakukan interogasi, SUSANTO mengakui bahwa barang bukti shabu tersebut adalah miliknya, yang diperoleh dengan cara membeli dari ALDO dengan tujuan untuk dijual kembali di wilayah sekitar. Uang pembayaran atas transaksi narkoba tersebut dibayar setelah shabu tersebut habis terjual.
Dari hasil penangkapan, Polres Tapanuli Selatan mengamankan sejumlah barang bukti sebagai berikut:
1. 1 (satu) bungkus plastik klip sedang yang berisi 8 (delapan) bungkus plastik klip kecil berisi sabu seberat 0,56 gram.
2. 2 (dua) unit handphone, yaitu merk Vivo warna hijau dan merk Oppo warna merah.
3. Uang tunai sebesar Rp. 1.236.000,- (satu juta dua ratus tiga puluh enam ribu rupiah).
Barang bukti tersebut kini diamankan oleh Satresnarkoba Polres Tapanuli Selatan untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yasir Ahmadi, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim Satresnarkoba dalam mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba ini.
"Kami berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan. Kami juga berharap masyarakat dapat lebih sadar dan peduli terhadap bahaya narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda," ujar Kapolres Tapanuli Selatan.
Penangkapan SUSANTO adalah langkah maju dalam pemberantasan narkoba di Tapanuli Selatan. Polres Tapanuli Selatan akan terus berupaya meningkatkan pengawasan dan patroli untuk mengantisipasi peredaran narkotika di wilayah mereka.
Setiap tindakan yang melibatkan narkoba akan diproses dengan serius, guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya peran masyarakat dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba. Jika Anda memiliki informasi terkait peredaran narkoba, diharapkan dapat melaporkannya kepada pihak berwajib untuk segera ditindaklanjuti.zal
Dari Amsterdam, Seruan Membangun Politik Alternatif untuk Indonesia
kota
Bimtek Berulang di Brastagi Cottage Disorot, Barapaksi Pertanyakan Transparansi dan Kepatutan Penggunaan Anggaran Daerah
kota
Polsek Medan Area Perkenalkan Program "BANG JAGA"
kota
Rakernis Humas Polda Sumut, Penguatan Komunikasi Publik Jadi Kunci Kepercayaan Masyarakat
kota
lTransformasi Mutu Layanan Pasatama Institute Dorong Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur SPPG Berstandar Internasional
kota
Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah Pekerja Menderita Negara Rugi Miliaran
kota
sumut24.co Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat fungsi pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan. Langkah ini dilakukan melal
Ekbis
Akselerasi Program, MA Swasta TPI Fokus Kembangkan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius
News
sumut24.co MEDAN, Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (SPs USU) didirikan sejaktahun 1985 dan merupakan lembaga yang menyelengg
kota
sumut24.co ASAHAN, Masalah tembok pagar milik Yayasan Pendidikan Maitreyawira di Jalan Gang Setia, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kisa
News