Disampaikan ke Wapres Gibran, Keluarga Korban Pencurian Pertanyakan Status Tersangka dan DPO
Disampaikan ke Wapres Gibran, Keluarga Korban Pencurian Pertanyakan Status Tersangka dan DPO
News
Baca Juga:
- Horas Polisi! Berkat Kepedulian Warga, Polres Simalungun Bongkar Ladang Ganja 12 Batang Milik Petani di Simpang Raya Dasma
- Polisi Sergap Seorang Residivis Pengedar Narkoba di Jalan Sakti Lubis Medan, 7 Paket Sabu Disita
- Baru Sehari Pengerjaan, Oknum Lurah Diduga Bagi Bagi Anggaran Proyek Drainase di Kuala Bekala Medan Johor
Demikian disampaikan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan didampingi Kasi Propam, Kompol Tomi dan Kasat Reskrim Kompol Jama Kita Purba dihadapan wartawan di ruang Lobby Mapolrestabes Medan, Jum'at (27/12/2024) sore.
Kombes Pol Gidion menjelaskan bahwa, ke tujuh orang anggotanya yang di tahan tersebut merupakan dari Unit Satuan Reserse Mobile (Resmob) dan Unit Pidana Umum (Pidum).
"Dari ke 7 orang tersebut, 1 orang adalah perwira berinisial ID dan kasusnya akan dilimpahkan ke Polda Sumut. Karena keluarga almarhum BS bersama pengacaranya ada membuat laporan di Polda Sumut. Jadi pelimpahan perkaranya di sana. Dan ke tujuh anggota saya ini juga akan dilimpahkan ke Polda," jelas Kombes Pol Gidion.
Diketahui sebelumnya, seorang pria bernama Budianto Sitepu alias BS (43) warga Desa Sei Semayang Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang tewas setelah sempat di tahan di Polrestabes Medan.
Istri almarhum yang bernama, Dumaria Simangunsong tak menyangka suaminya tewas usai ditangkap oleh anggota Polrestabes Medan pada Selasa (24/12/2024) malam dari Gang Horas Desa Sei Semayang Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang.
Dumaria menyadari bahwa suaminya sebelumnya dalam kondisi sehat. Akan tetapi, ibu rumah tangga ini syok mendapati kondisi wajah dan kepala suaminya terdapat sejumlah luka bekas penganiayaan. Ironisnya, suaminya sudah tidak bernyawa.
Terkait penangkapan almarhum, Kombes Gidion menjelaskan bahwa BS bersama dua rekannya, sedang minum tuak di lokasi penangkapan atau penyergapan. Kasus itu bermula saat rumah mertua salah seorang anggota Polrestabes Medan dilempari oleh BS.
"Itu sudah terjadi sejak tanggal 23-24 hingga tanggal 25 Desember 2024. Dan anggota kita berinisial ID yang seng rumah mertuanya dilempari berkoordinasi dengan tim Resmob yang saat malam itu tengah melaksanakan mobile lalu menyergap BS beserta dua rekannya yang diduga memiliki senjata tajam. Ternyata senjata tajamnya ini titipan dari saudara BS," kata Kombes Gidion.
Dari penyergapan tersebut, anggota Polrestabes Medan itu langsung memboyong BS dan dua rekannya. "Jadi kami menduga kekerasan terjadi dalam proses penangkapan. Tapi untuk kepastian akan kami lakukan pendalaman dalam proses penyidikan," ujarnya.
Namun dari hasil Visum et repertum (VeR), Kombes Gidion mengakui bahwa adanya tindak kekerasan dan terdapat adanya pendarahan di otak, pada kepala belakang, lalu ada luka terbuka di pipi atau rahang, lalu ada juga luka dibagian mata.
Ditanya mengenai kedua rekan BS juga sempat ditahan, Kombes Gidion mengakui bahwa keduanya telah dipulangkan.
"Dua rekannya sudah kita pulangkan, karena tidak terbukti. Dan statusnya kita jadikan saksi. Saya juga sudah sampaikan turut berbelasungkawa kepada keluarga korban, termasuk di situ ada dua rekannya. Mereka dalam kondisi baik-baik saja dan kita pastikan kenyamanan mereka," pungkasnya. (W02)
Disampaikan ke Wapres Gibran, Keluarga Korban Pencurian Pertanyakan Status Tersangka dan DPO
News
JAKARTA Perdebatan panjang terkait sengketa Sahara Maroko sering kali mengabaikan realitas empiris di lapangan. Padahal, berbagai pemban
News
Lapas Padangsidimpuan Buka Layanan Hak Remisi, 34 Warga Binaan Dapat Penjelasan Langsung
News
Nusron Wahid Mangkir dari Pemeriksaan KPK, Beralasan Ada Agenda Internal ATR/BPN
News
KAMMI Bakar Ban di DPRD Sumut, Desak Seleksi KPID Diusut dan Anggaran SosperWasbangPokir Diaudit
News
KPK Telaah Dugaan Politik Uang Muktamar NU, PCNU Sekadau Serahkan Uang dan Bukti
News
sumut24.co MedanKisah memprihatinkan dialami oleh Cici Herliawati bersama keluarganya yang sudah satu dekade bertahan hidup di dalam bilik
kota
sumut24.co MedanPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT PLN (Perse
Umum
PW ISARAH Sumut Desak Kejelasan Kasus Proyek Lapangan Merdeka Medan, Minta KPK Ambil Alih
News
sumut24.co MedanPemerintah Kota (Pemko Medan) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan trans
kota