Rabu, 27 Mei 2026

Tukang Bangunan Gagal Bunuh Diri

Administrator - Kamis, 18 Januari 2018 02:33 WIB

MEDAN – SUMUT24

Baca Juga:

Tukang bangunan bernama Fandi Ahmad (35) membikin geger warga di Jalan Sei Muara, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru. Sebab, warga Jalan S Parman, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Petisah ini nekat bunuh diri di klinik dokter gigi milik Herlina Marpaung.

Beruntungnya, aksi bunuh diri ini gagal. Ayah korban bernama Faisal alias Wak Jeng yang kebetulan baru saja membeli makan siang memutus tali yang melilit leher anaknya itu.

“Korban ini ikut ayahnya bekerja. Dia bertugas memperbaiki jendela dan plafon di klinik dokter gigi itu,” kata Bhabinkamtibmas Polsek Medan Baru, Bripka Tani Erinawaty Saragi, Rabu (17/1/2018).

Tani mengatakan, sebelum mencoba bunuh diri, tidak ada tanda-tanda keanehan pada diri korban. Tengah hari tadi, ayahnya sempat menawari korban makan siang.

“Ayah korban sempat bertanya, kamu sudah makan. Korban bilang dia belum makan,” ungkap Tani. Lantaran anaknya belum makan, sang ayah pergi membeli nasi dan meninggalkan korban di lantai dua klinik.

“Pas orangtuanya balik, korban ini sudah terbangun. Perutnya luka akibat tikaman,” ungkap Tani.

Mendapat informasi itu, Tani dan kepala lingkungan setempat langsung membawa korban ke RS Bhayangkara Tingkat II Medan. Sesampainya di rumah sakit, korban langsung diinfus dan lukanya diobati perawat.

“Syukurnya korban cepat kami bawa ke rumah sakit. Jika terlambat saja, bisa berbahaya,” kata Tani.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Victor Ziliwu mengaku masih mendalami apa penyebab korban nekat berupaya bunuh diri. Pihaknya berencana akan memanggil orangtua korban untuk dimintai keterangannya. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Asahan Lepas Pawai Takbiran Idul Adha 1447 H : Pusatkan Sholat Ied dan Kurban di Alun-Alun Kisaran
Jamin Keamanan Hewan Qurban, Pemkab Asahan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh di Alun-Alun Kisaran
Ibu Cahaya dalam Kehidupan
Anggaran Melonjak 7 Kali Lipat Jadi Rp 3,7 Miliar, Dugaan Korupsi dan Pelanggaran Lingkungan di Dinkes Asahan Memanas
Patahkan Dominasi 7 Tahun, Padangsidimpuan Selatan Sabet Juara Umum MTQ ke-XXV 2026, Ketua DPRD Padangsidimpuan: Kini Lebih Kompetitif
Dramatis! Padangsidimpuan Selatan Menang Tipis dan Sabet Juara Umum MTQ ke-XXV
komentar
beritaTerbaru