MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Seorang ayah tega membunuh anak kandungnya yang masih berusia 2,5 tahun di Komplek Rusunawa Jalan Kayu Putih Kelurahan Tanjung Mulia Hilir Kecamatan Medan Deli, Senin (21/11) malam.
Pelaku diketahui bernama SF (52), ia membunuh karena kesal anak kandungnya (Df-red) itu terus menangis. Dugaan sementara Df dibunuh dengan cara dibekap mulutnya saat berada di ayunan.
Dari keterangan salah satu teangganya bernama Ela, awalnya para tetanga tak curiga dengan kematian Df , lantaran selama ini Df diketahui sakit-sakitan. Setelah meninggal , Df dikebumikan malam itu juga. Namun setelah dimakamkan, anak ke dua dari Sf bernama Al datang kepada Ela dengan memperlihatkan rekaman kronologis kematian Df lewat vidoe HP-nya .
“Di rekaman itu terlihat Sf membekap mulut korban ( Df-red) saat berada di ayunan. Kemudian rekaman itu diteruskan kepada saya. Lalu saya menanyakan kebenaran ini kepada Al, lalu Al pun membenarkan video tersebut,” kata Ela .
Lebih jauh Ela mengaku, karena adanya dugaan pembunuhan kemudian warga melaporkan kejadian inikepada Polisi.
“Hal itu langsung dilaporkan warga ke polisi. Tak berselang lama polisi datang dan mengamankan SF,” ungkapnya.
Guna mempertangungjawabkan perbuatanya Sf, dia langsung dibawa ke Polres Pelabuhan Belawan untuk diperiksa lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Yayang Rizky Pratama saat dikomfirmasi SUMUT24, Selasa (21/11) membenarkan hal ini.
“Benar saat ini Sf sudah kita amakankan untuk keterangan lebih lanjut dan Kasusnya masi kita dalami,” ujar AKP Yayang. (C02)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News