MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Terkait kaburnya 5 tahanan Polsek Kutalimbaru, Selasa (21/11) dini hari, Kapolsekta Kutalimbaru, AKP Martulesi Sitepu, SH, MH mengaku kejadian itu terjadi disebabkan akibat kelalaian petugas jaga sel tahanan.
“Ada unsur kelalaian petugas disini, untuk sementara dua petugas jaga tersebut sudah kita serahkan ke Propam Polrestabes Medan untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar AKP Martulesi Sitepu.
Menurutnya, modus pelarian 5 tahanan kabur dengan menggunakan kancing peniti.
“Modusnya dengan membuka gembok sel tahanan dengan menggunakan kancing peniti, otak pelaku tahanan Chandra Gunawan,†ujar Martualesi
Disebutkannya, otak pelaku aksi pelarian tahanan itu seorang tahanan bernama Candra Gunawan (32) warga Jalan Sakura Pajak Melati Desa Tanjung Selamat, Kabupaten Deliserdang.‎
Ia mengatakan setelah membuka gembok 5 tahanan kemudian kabur ‎meninggalkan sel Polsek Kutalimbaru. “Kita masih mendalami juga apakah ada keteledoran,†bebernya.
Sementara itu, Kasi Propam Polrestabes Medan, Kompol Azwar, SH, MH kepada wartawan mengatakan, terkait kaburnya lima tahanan dari sel penjara Mapolsekta Kutalimbaru pihaknya telah memeriksa dua petugas penjagaan.
“Dua penjagaan yang piket saat kaburnya lima tahanan itu masih kita periksa di Propam Polrestabes Medan,” ujar mantan Kapolsekta Medan Helvetia itu.
Sebelumnya ke lima tahanan Polsek Kutalimbaru yang kabur itu adalah Irwansyah (29), Benny Indra Pratama (19), Alex alias Babe (32), Supardi (29), dan Candra Gunawan (32). Meski sempat kabur, namun ke lima tahanan itu kembali ditangkap, satu diantaranya di hadiahi peluru panas oleh polisi karena mencoba kabur saat di tangkap. (W02)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News