MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas P&P Kab. Deli Serdang, Dra Elfiami Sinambela terkesan cuek atas dugaan Mark Up Baju Batik dan Olahraga Siswa Tahun Ajaran 2022 yang diduga dilakukan sejumlah Kepala Sekolah SMP Negri di Kabupaten Deliserdang.
Sikap cuek Kabid SMP Dinas P&P Kab. Deliserdang ini ketika beberapa kali dilakukan konfirmasi wartawan melalui via WhatsApp terkait oknum Kepsek SMP Negri 4 Percut Seituan, Dra. Hj. Yusni Siregar Mpd diduga melakukan Mark Up Baju Batik dan Olahraga siswa.
Tidak hanya itu, hingga sampai saat ini, Jumat (30/12/2022) Kabid SMP Dinas P&P Kab. Deliserdang, Dra Elfiami Sinambela juga terkesan turut memelihara adanya oknum yang disinyalir membeking Kepsek SMP Negri 4 Percut Seituan melakuka Mark Up.
Sebelumnya, dugaan Mark Up Baju Batik diduga dilakukan oknum Kepsek SMP Negri 4 Percut Seituan ketika dikonfirmasi wartawan mendapat chatingan via WhatsApp dari seseorang bernama, Masry yang mengaku humas SMP Negri 4 Percut Seituan untuk melakukan mediasi dengan wartawan.
Anehnya, Masry yang disebut sebut diduga oknum yang membeking Kepsek SMP Negri 4 Percut Seituan hingga sampai saat ini terkesan menghambat wartawan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi jurnalis sesuai UU Pers No 40 Tahun 1999.
Terpisah, Ketum DPP LSM PAKAR Indonesia, Atan Gantar Gultom saat diminta tanggapannya terkait dugaan Mark Up dilakukan Oknum Kepsek SMP Nevri 4 Percut Seituan dan tidak ada respon dari Kabid SMP Dinas P&P Kab. Deliserdang serta ada dugaa oknum yang membeking, Atan Gantar Gultom menilai bahwa korupsi di Dinas Pendidikan Deliserdang terkesan sengaja dibiarkan tanpa ada tindakan tegas dari instansi pimpinan Dinas Pendisikan.
“DPP LSM PAKAR akan melakukan investigasi dan akan melayangkan surat ke Dinas Pendidikan Deliserdang agar ditindak lanjuti. Apa bila tidak direspon, LSM PAKAR akan melakukan aksi damai dengan berunjuk rasa,” ujar Atan.(W02)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News