PSMS Menang Telak 6-0 atas Persiku, Kadispora Sumut Terpukau
PSMS Menang Telak 60 atas Persiku, Kadispora Sumut Terpukau
News
Tapsel I Sumut24.co umur pembangunan kegiatan fisik lewat anggaran pemerintah baik itu APBN, APBD Maupun Dikelola oleh Desa secara umum 5 tahun, adapun permasalahan yang terjadi di salah satu Kecamatan Sipirok Desa Tolang,Sabtu 22/1/22
Baca Juga:
Dari pantauan terlihat beberapa bangunan fisik yang di duga baru setahun lebih umur bangunan fisik tersebut yang mana fisik tersebut jalan rabat beton dengan pagu Rp 192.353.800 dan terlihat di prasasti tahun estimasi nya T.A 2020 dan Volume 336 Meter dalam prasasti nampak terlihat juga di teken langsung oleh Kepala Desa Tolang SALIM PANE sudah dianggap tidak layak bahkan sudah terklupas sehingga tinggal ampas pasir dan krikil2 juga apabila hujan terlihat air hujan langsung membanjiri badan jalan sehingga warga sangat susah melaluinya.
Seharusnya Pembangunan Fisik diawali proses perencanaan matang, baik segi kualitas dan mutu maupun umur dan manfaat kedepan untuk khalayak umum, salah satu warga berinisial P mengatakan,
“Kami di desa ini tidak pernah dilibatkan dalam musyawarah apapun, bukannya kami tidak tau proses pembangunan,kami sangat paham karena pembangunan yang dibangun khusus di desa tolang kami ini, harusnya bisa bagus asalkan Kepala Desa (Kades) bisa merangkul masyarakat desa ini dan Tranparan kemana saja dana tersebut disalurkan, dibangunkan dan di alokasikan,”tegas P
Seharusnya pembangunan di desa tolang kec.sipirok bisa lebih maksimal karena posisi desa tolang dekat dekan kompleks perkantoran bupati adalah jendela ibukota pemerintahan kabupaten tapanuli selatan.Daerah desa tolang ini seharusnya fasilitas pembangunan infrastrukturnya jadi perioritas.”tegas P kembali
Dari pantauan wartawan lokasi pembangunan jalan sangat memprihatinkan, bahkan beberapa prasasti ada yang sudah rusak, infonya diduga sengaja di rusak takut jadi sorotan.
Masyarakat Desa Tolang berharap pihak APH (Aparat Penegak Hukum) tegas dan segera proses Kades Tolang mengingat banyak nya masalah dalam pengelolaan anggaran dana desa selama beberapa tahun ini, bahkan hampir semua kegiatan banyak amburadul dan diduga dalam proses perencanaan tidak melalui musyawarah semana mesti dalam pedoman kementrian desa.
Dari amatan wartawan beberapa tokoh disipirok pun sempat membahas problem yang terjadi di desa desa dikabupatan tapsel ini, yang mana problemnya Transparansi atau keterbukaan dalam pengelolaan anggaran dana desa, selalu jadi bahan, yang seharusnya Kepala desa (kades) merangkul semua elemen bukan menjadi sebaliknya yang terjadi di beberapa desa saat ini,yang mana 212 desa telah dipanggil oleh kajari tapsel, dan kita belum tau bagaimana hasilnya, kita tunggu aja “ungkap tokoh tersebut.zal
PSMS Menang Telak 60 atas Persiku, Kadispora Sumut Terpukau
News
BIREUEN Ketua Pers Siber Indonesia (PSI) Aceh, Anwar Tgk Rabo, meminta pihak terkait memberikan kejelasan mengenai informasi yang menyebut
News
Tak Ingin Molor, Wali Kota Padangsidimpuan Koordinasi dengan BPKP Soal Percepatan Huntap
News
Pengurus PP Polri Tapsel 20262031 Dikukuhkan, Kompol Purn Daulat Mhd Zein Harahap Jadi Ketua
News
World Cleanup Day di Huta Godang, Wabup Tapsel Jafar Ingatkan Ancaman Erosi dan Perubahan Iklim
News
DPC Hima Lubis Kota Medan Resmi Dilantik, Ini Pesan Wakil Wali Kota
Kota
Harmoni Milad ke27 Pendawa Indonesia Sukses dan Meriah
News
JAKARTA Sumut24.co PT Perkebunan Nusantara I (Persero) atau PTPN I terus mengoptimalkan aset perkebunan untuk mendukung penguatan kedaulat
News
Investor China Jajaki Industri Daur Ulang di Deli Serdang
News
RSUD Amri Tambunan Mulai Layani Kateterisasi Jantung, Kasus Serangan Jantung Darurat Ditangani
News