Sabtu, 30 Mei 2026

Bentrok di Jalan Metrologi Sampali, 1 Orang Terkena Lemparan Botol Kaca

Administrator - Selasa, 04 Mei 2021 15:21 WIB
Bentrok di Jalan Metrologi Sampali, 1 Orang Terkena Lemparan Botol Kaca

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

 

Bentrok antara penggaraf di Jalan Metrologi, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, terjadi, Selasa (4/5/2021) sore sekitar pukul 16:30 Wib. Akibat bentrokan itu, satu orang dikabarkan terluka terkena lemparan botol kaca.

 

Adapun korban dimaksud bernama, Andi Syahputra (41). Ia terluka di bagian pipi kirinya terkena lemparan pecahan kaca botol bir dan membuat laporan pengaduan ke Mapolsek Percut Sei Tuan.

 

Saat di temui di Mapolsek Percut Sei Tuan, para saksi, Roni Bulele dan Eka, menceritakan. Peristiwa itu terjadi saat Eka sedang bekerja sebagai pengawas membuat tembok di lokasi.

 

Tiba-tiba belasan orang datang membawa senjata tajam dan mengganggu pekerjaan mereka. Bahkan salah satu pelaku yang diketahui bernama, Kohi Hulu melempar pecahan botol dan mengenai korban.

 

“Saya sedang bekerja, mereka datang mengganggu, bahkan salah satu pelaku melempar pake pecahan botol dan mengenai wajah si Andi,” terang Eka yang diaminkan Roni Bulele sembari menjelaskan, Kohi Hulu (Pelaku) bersama rekan rekanya datang membawa senjata tajam seperti tombak bang” ujar Roni yang ikut menemani korban membuat laporan pengaduan ke Polsek Percut Sei Tuan.

 

Untuk melengkapi laporan pengaduan korban melakukan visum ke Rumah Sakit Haji Medan. Bersama kedua saksi, korban meminta pihak Polsek Percut Sei Tuan dapat menangkap pelaku.

 

Karena telah mengganggu jalannya kesepakatan dalam pertemuankedua belah pihak yang digelar di Kantor Kepala Desa Sampali Jalan Irian Barat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (27/4/2021) lalu.

 

Di mana dalam kesepakatan itu di hadiri Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP J Napitupulu, Danramil, Kepala Desa Sampali, Muhammad Ruslan dan memediasi antara kedua belah pihak agar melakukan dengan bermusyawarah bukan dengan melakukan secara preman.

 

“Kalau begini caranya mereka sudah melakukan secara preman bukan musyawarah,” pungkas Roni.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Satgas PASTI Hentikan 953 Pinjol Ilegal
Rico Waas Investigasi Masuknya Komunitas Lari ke Stadion Teladan, Pemko Tegaskan Tak Pernah Beri Izin
Buka Jambore Cabang Kota Medan 2026, Rico Waas Tekankan Pembentukan Karakter dan Disiplin Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
“Sepakbola Telah Dicuri dari Rakyat”, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026
Sukses Besar, EO Dimensi Cakrawala Indonesia Pandu Gathering Eksklusif Toyota Alphard Executive Luxury Experience di Medan
komentar
beritaTerbaru