Sabtu, 30 Mei 2026

Mencegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Pakpak Bharat Meniadakan Mudik Lebaran 1442 H

Administrator - Kamis, 29 April 2021 02:15 WIB
Mencegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Pakpak Bharat Meniadakan Mudik Lebaran 1442 H
PAKPAK BHARAT | SUMUT24.co Menyusul kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah pusat yang meniadakan mudik Lebaran 1442 H 2021 M bagi seluruh masyarakat Indonesia pada 6-17 Mei 2021 mendatang dan dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Indonesia, Bupati Pakpak Bharat menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat juga meniadakan mudik lebaran. Usai pelaksanaan Rapat koordinasi lintas sektoral persiapan Operasi Ketupat Toba 2021 yang diselenggarakan secara virtual oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara yang diikuti di Aula Balai Sada Arih, Kantor Bupati Pakpak Bharat kemaren. Dalam kesempatan ini Bupati Franc terus berupaya untuk menahan laju penularan virus Corona di Wilayah Pakpak Bharat dengan berbagai upaya dan langkah strategis terus dilakukan dan perbaharui, diantaranya mensosialisasikan dan melaksankan petunjuk dan aturan baru dari Pemerintah Pusat, salah satunya yakni meniadakan pelaksanaan mudik serta perjalanan libur khususnya bagi para Aparatur Sipil Negara dilingkungan Pemkab Pakpak Bharat. “Saya juga sudah ingatkan kepada seluruh jajaran termasuk tenaga medis untuk tetap siaga di tempat dan memberikan pelayanan sebagaimana biasa selama libur Idul Fitri nanti, saat ini sangat kita butuhkan sinergitas dan koordinasi yang baik diantara kita semua, bukan hanya kami saja akan tetapi termasuk TNI dan Polri, seluruh unsur masyarakat,” harapnya. Untuk itu Bupati Franc berharap agar seluruh komponen dan unsur masyarakat untuk ikut secara bersama-sama dan bahu membahu dalam mengantisipasi serta pencegahan pandemi Covid-19 ini,” ungkap Franc Bernhard dalam sambutannya. Rapat Koordinasi yang dihadiri juga oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara ini di isi dengan pemaparan dari berbagai pihak dan pemangku kepentingan diantaranya, Karo Ops Poldasu yang menjelaskan skema pelaksanaan Operasi Ketupat Toba, termasuk penerapan protokol kesehatan dan aturan lain diberbagai tempat umum dan juga objek wisata. Selain itu beberapa Pimpinana Organisasi, Pimpinan Daerah Sumatera Utara, juga turut menjelaskan rincian persiapan dalam menghadapi lebaran yang akan datang diantaranya ketersediaan stok pangan, BBM, kondisi pasar dan harga kebutuhan pokok, kondisi dan prakiraan cuaca dan bencana alam, antisipasi perjalanan dan pelarangan mudik, serta berbagai persiapan lainnya. Mengakhiri pertemuan tersebut segenap Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Pakpak Bharat sepakat untuk operasi ketupat Toba adalah operasi kemanusiaan terkait upaya menghempang laju penularan Covid 19 di wilayah Pakpak Bharat.(rbm)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Satgas PASTI Hentikan 953 Pinjol Ilegal
Rico Waas Investigasi Masuknya Komunitas Lari ke Stadion Teladan, Pemko Tegaskan Tak Pernah Beri Izin
Buka Jambore Cabang Kota Medan 2026, Rico Waas Tekankan Pembentukan Karakter dan Disiplin Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
“Sepakbola Telah Dicuri dari Rakyat”, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026
Sukses Besar, EO Dimensi Cakrawala Indonesia Pandu Gathering Eksklusif Toyota Alphard Executive Luxury Experience di Medan
komentar
beritaTerbaru