Sabtu, 30 Mei 2026

Polisi Diminta Tangkap Agam Mafia Tanah di Lahan Garapan Jalan Metrologi Desa Sampali

Administrator - Minggu, 25 April 2021 13:12 WIB
Polisi Diminta Tangkap Agam Mafia Tanah di Lahan Garapan Jalan Metrologi Desa Sampali

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

 

Warga Jalan Metorologi, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang mendesak pihak kepolisian menangkap pelaku mafia tanah bernama Agam yang mengaku sebagai pemilik lahan di tanah garapan tersebut. Demikian dikatakan, Endi Baktiar kepada wartawan di Jalan Pancing Medan, Minggu (25/4/2021) sore.

“Dia (Agam) itu mengambil kesempatan untuk meraup keuntungan dengan menipu sejumlah warga yang sudah menjadi korban permainan jual beli tanah dilakukan pelaku tersebut,” ujar Endi Baktiar.

 

Masih dikatakan Endi Baktiar, ada tiga orang yang ditipu masing – masing Sanatede Laia (35) warga dilahan, memberikan uang sama Agam 700 ribu dengan diberikam lahan 10×20 meter, ternyata lahan itu tidak ada, Analui Telaumbanua mengalami kerugian Rp700 ribu dan Sozatulu Halawa (46) mengalami kerugian Rp 3,5 juta, Halawa akan mendapatkan 2 kapling.

 

Tidak itu saja, warga lainnya ada juga menjadi korban permainan dari Agam tersebut disebut – sebut, Agam salah satu pemuda setempat yang suka membuat resah dan merusak suasana aman dan kondusif di wilayah Jalan Metrologi, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan.

 

Selain itu, Agam juga mengkordinir aksi unjuk rasa yang dilakukan warga setempat. Aksi itu dibayar dan liar, kasian warga yang ikut aksi unjuk rasa baru – baru ini dan nyaris bentrok bersama warga lainnya tidak mengetahui permasalah itu.

 

Agam itu harus ditangkap, karena sudah membuat resah,” pinta warga sembari menjelaskan, jika dirinya memilikii sebuah lahan di Jalan Metrologi Raya, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang seluas 10, 7 hektar dengan SK Gubernur Sumatera Utara No 188.44/55/KPTS/2021 tanggal 28 Januari 2021 itu sudah mempunyai alas hak sebagi pemilik lahan.

 

“Artinya mafia tanah bernama Agam kalau juga ngotot mempunyai lahan di tanah garapan itu tunjukan surat alas haknya sehingga tidak ada yang dirugikan,” ujarnya.

 

Untuk itu, sambungnya, pihak kepolisian tidak perlu menunggu lama dan harus bergerak untuk mengamankan Agam tersebut.

 

“Saya bersama warga lainnya akan membuat laporan terkait permasalahan lahan yang dijual oleh Agam tersebut,” tandasnya.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
“Sepakbola Telah Dicuri dari Rakyat”, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026
Sukses Besar, EO Dimensi Cakrawala Indonesia Pandu Gathering Eksklusif Toyota Alphard Executive Luxury Experience di Medan
Oknum ASN Ikut Garap Lahan Eks HGU PT BSP di Asahan, Bupati Taufik : Siap-Siap Ditindak Tegas!
Semarak Idul Adha 1447 H : PSI Asahan Tebar Kebaikan, Bagikan 37 Paket Daging Kurban ke Warga Sendang Sari
Semangat Berbagi Idul Adha, DPD PSI Asahan Potong Domba Pemberian DPW Sumut untuk Warga Sekitar Kantor
komentar
beritaTerbaru