Pemkab Solok Gencarkan Sosialisasi Pekat dan Narkoba di Kalangan Pelajar, Wabup Candra Tekankan Peran Keluarga dan Nagari
Pemkab Solok Gencarkan Sosialisasi Pekat dan Narkoba di Kalangan Pelajar, Wabup Candra Tekankan Peran Keluarga dan Nagari
kota
MEDAN | SUMUT24 Bayi yang lahir dari rahim seorang wanita yang kurang waras di Halte TPU Jalan Gajah Mada Medan, oleh pihak Rumah Sakit Bayangkara, dikabarkan akan diserahkan ke Dinas Sosial Medan.
Baca Juga:
“Hari ini, Rabu (13/7) Dinsos masih menunggu kabar dari pihak RS yang melakukan perawatan bayi. Tapi, hingga sekarang, kami belum ada mendapat kabar,” kata Kepala Dinas Sosial Armansyah Lubis kepada SUMUT24.
Sementara, Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto yang ditanya terkait kabar keberadaan bayi itu mengatakan, bayi tersebut akan menjadi anak negara, jika tidak famili yang mengakuinya. “Tentunya menjadi anak negara ketika tidak ada famili yang mengakuinya,” ujar Kapolresta Medan.
Sebelumnya Halte yang berada di TPU Jalan Gajah Mada Medan mendadak jadi ramai. Pengguna jalan dihebohkan dengan seorang wanita yang kurang waras melahirkan di halte TPU tersebut. Wanita itu tiba-tiba berteriak minta tolong karena hendak melahirkan, Senin (11/7) sore.
Mulanya warga acuh dengar teriakan itu, tapi setelah wanita itu melahirkan, warga langsung menyelamatkan bayi itu. Warga lainnya lalu menghubungi polisi. Setelah polisi datang, bayi mungil itu langsung dibawa ke RS Bhayangkara Medan.
“Dia manggil-manggil minta tolong. Pertama kami gak ada yang peduli karena dia sering kek gitu, sering gangguin orang-orang, makanya kami gak ada yang peduli, rupaya tiba-tiba kawan liat ada bayi yang dilahirkannya, jadi kami mendekat udah ada bayi yang masih berdarah terletak di lantai itu,†ungkap salah satu saksi.
Dijelaskannya, bayi tersebut di balut dengan handuk dan dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna mendapatkan perawatan oleh Petugas Polwan Polsek Medan Baru.
Sementara Wanita kurang waras ini dikenal kerap berbuat onar. Tiap kali mengamuk, wanita yang memiliki rajahan tatto di tubuhnya ini kerap merusak mobil warga.
“Kalau sudah marah-marah sendiri, dia mau melempari warga pakai batu. Selama ini, sudah banyak mobil rusak gara-gara dia,” kata saksi mata M Khadafi, Senin (11/7) sore.
Ia mengatakan, selain melempari mobil dengan batu, warga juga kerap disiram pasir. Karena ulah wanita tersebut, warga pun banyak yang ketakutan. “Kami pun heran kok tiba-tiba dia melahirkan di halte. Selama ini memang sering terlihat mondar-mandir di sini,” katanya.
Dari pantauan , usai melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan, wanita tersebut duduk di pinggir jalan. Ia hanya mengenakan handuk seadanya pemberian warga. Tampak handuk yang dikenakan berlumuran darah. Bahkan, sekujur kaki wanita tersebut masih menempel gumpalan-gumpalan seperti plasenta. (W02)
Pemkab Solok Gencarkan Sosialisasi Pekat dan Narkoba di Kalangan Pelajar, Wabup Candra Tekankan Peran Keluarga dan Nagari
kota
Wabup Solok Ajak Perkuat Silaturahmi dan Konsistensi Berbuat Baik
kota
Medan, Sumut24.co Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara menunjuk Koordinator Bidang Intelijen, Herlangga Wisnu Murdianto, sebagai pelaksa
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, H. Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, M.Si, menerima kunjungan kerja Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (B
News
sumut24.co ASAHAN, Fenomena peredaran rokok elektrik ilegal yang dicampur dengan zat narkotika, yang populer disebut Pod Getar atau Vape
News
sumut24.co MEDAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto SH MAP, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 PT Bank Sumut (Pe
kota
sumut24.co MEDAN, Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menghadirkan progr
kota
Medan, Sumut24.co Video viral yang memperlihatkan sejumlah pengunjung bergelimpangan di Tempat Hiburan Malam (THM) Helens Night Market, Jal
Hukum
Proyek Dek Bantaran Sungai Batang Ayumi Rp2,3 Miliar Ternyata &ldquoSettingan&rdquo Sejak Awal, Tersangka Baru Ditetapkan
kota
Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Tanjung Morawa, Polisi Ungkap Aksi Pencurian Berulang
kota