HM Nezar Djoeli ST : Jangan Sampai Walikota Medan Nanti ”Sekolah Lagi”

241

Medan, Sumut24.co

Politikus Partai Nasdem  yang juga Sekretaris Perkumpulan Masyarakat Demokrasi Empatbelas (D’14) HM Nezar Djoeli ST, terus meneriakan pentingnya pilih pemimpin yang benar-benar tau cara membangun Kota Medan. Tak cuma ini, calon Walikota Medan mendatang juga harus punya program konkret untuk mewujudkan cita-cita masyarakat Kota Medan yang lebih sejahtera. 

“Saya berharap calon walikota medan mendatang harus punya program konkret untuk mewujudkan cita-cita pembangunan Kota Medan yang lebib baik. Jangan hanya janji-janji tapi realisasinya jauh dari harapan masyrakat, “kata NezarDjoeli, Jumat (10/7), di  kantornya.

Nezar yang dikenal dengan Nyak Klewang ini, proses demokrasi hendaknya juga dikotori dengan politik uang. Artinya, jangan masyarakat memilih calon pemimpin itu hanya semata-mata karena ada uang. Tapi harus mengedepan sosok pimimpin yang benar-benar bisa membawa perubahan Kota Medan. Karenanya salah yang akan maju Bobby Nasution yang dikenal sebagai menantu President Jokowi ini bisa benar-benar membawa pembanguan lebih baik. Sebaliknya, juga Plt Walikota Medan Akyar Nasution nanti menjadi pilihan partai harus bisa mewujudkan yang semalam ini dicita-citakan masyarakat Khusus di Medan Utara, katanya.

Masih Kata Nezar yang juga siap menjadi pendamping sebagai Wakil Walikota Medan ini, dalam kontestasi pemilihan kepala daerah maka calon calon kepala daerah selalu menjual konsep-konsep pembangunan yang baik, tetapi ketika sudah duduk di kursi empuk, semuanya hanya lupa dari janji-janjinya. Utamanya terkait dengan pembangunan di wilayah Medan Utara hanya isapan jempol. Bahkan, banyak yang mengaku-ngaku sebagai tokoh masyarakat yang ingin memperjuangkan Medan Utara, namun kenyataannya itu jauh dari harapan masyarakat Medan Utara, katanya.

Kemudian pemilik Caffe D 14 ini, menilik dari kasus mantan walikota sebelumnya, banyak yang terjerat persoalan hukum alias “Sekolah”. Karena kedepan walikota medan harus bisa bersih dari persoalan-persoalan hukum. “Kita  berharap agar walikota medan kedepan harus bersih dari persoalan hukum dan jangan sampai ‘sekolah lagi. Sehingga pembangunan Kota Medan bisa berjalan secara baik dan berkesinambungan, “pungkasnya mengakhiri. (red)

 

 

Loading...