Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 0212-09/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 021209/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
kota
Balige, Sumut24.co
Baca Juga:
Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) melakukan kampanye Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dengan menggandeng Komunitas Gerakan Toba Bersih. Kegiatan kampanye ini dilakukan dalam bentuk bersih-bersih destinasi wisata di Kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba.
Direktur Utama BPODT, Arie Prasetyo, menyampaikan pihaknya terus mendorong pembangunan kepariwisataan di Kawasan Danau Toba dengan pembangunan atraksi, amenitas dan aksesibilitas untuk meningkatkan kenyamanan para wisatawan yang berkunjung. Selain itu, pelaku industri pariwisata di Kawasan Danau Toba juga dapat saling memahami peranan masing-masing dalam menerapkan protokol kesehatan pada kegiatan kepariwisataan selama masa pandemi Covid-19 ini.
“Kami menyambut baik inisiatif-inisiatif dari seluruh pihak yang memiliki semangat sama untuk mengembangkan kepariwisataan yang berkelanjutan dan menyejahterakan masyarakat di Kawasan Danau Toba. Kegiatan Kampanye Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) baru-baru ini di Balige ini merupakan kali kedua setelah penyelenggataan yang pertama di Parapat. Saya harap ini menjadi kolaborasi yang baik antara program Pemerintah dengan inisiatif komunitas lokal yang selaras untuk saling menguatkan kerjasama dalam pembangunan kepariwisataan di Danau Toba,” kata Arie Prasetyo kepada wartawan Selasa (29/9).
Inisiator Gerakan Toba Bersih, Patrick Lumbanradja mengatakan Gerakan Toba Bersih merupakan gerakan sosial yang bertujuan untuk membersihkan lingkungan di sekitar Danau Toba, memerangi masalah sampah, khususnya Sampah plastik. “Sebagai komunitas, gerakan ini pertama kali dideklarasikan pada bulan Oktober 2019 bersama kaum muda milenial di Balige. Gerakan ini juga berperan aktif dengan lahirnya Bank Sampah pertama di kabupaten Toba, yakni Bank Sampah Induk (BSI) IAS Toba,: kata Patrick.
Sebagai informasi, kegiatan yang juga merupakan kepanjangan tangan dari Gerakan BISA Kemenparekraf/Baparekraf selama dua hari (25-26 Septeber 2020) ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat industri pariwisata dan juga memberikan informasi kepada wisatawan bahwa kawasan pariwisata Danau Toba siap untuk aktifitas pariwisata dengan menerapkan Protokol Adaptasi Kebiasaan Baru setelah terjadinya pandemi Covid-19. (REL)
Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 021209/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
kota
Paluta Raih Predikat &ldquoInovatif&rdquo, 11 OPD/UPTD Diguyur Penghargaan
kota
Korban Kebakaran Panyabungan Julu Segera Dapat Bantuan, Wabup Atika Minta Data Rampung 1 Hari
kota
Bupati Saipullah Ajak Mahasiswa Baru STAIN Madina Jadikan PBAK sebagai Awal Perjalanan Kemandirian
kota
Menuju Tapsel Bangkit, Bupati Gus Irawan Tekankan Persatuan dan Kolaborasi di RPP Pemuda Pancasila Zona III
kota
Hotspot Terdeteksi Aplikasi Lancang Kuning, Polsek SD Hole Langsung Cek Lokasi di Aek Bilah
kota
Tangkap AAP di Hotel Istana I, Polres Padangsidimpuan Temukan Belasan Paket Sabu di Rumahnya
kota
Warga Geger! Diduga Ikan Mati Massal di Batang Ayumi Akibat Limbah TPA Batu Bola, Lubuk Larangan Terancam Rusak
kota
Paman dan Ponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu
News
Gubsu Bobby Bahas Persiapan IMTGT ke32 Bersama Menko Perekonomian
kota