Selasa, 25 Agustus 2026

Pemprov Sumut Lakukan Berbagai Upaya Maksimalkan Realisasi APBD di Masa Pandemi Covid-19

Administrator - Senin, 10 Agustus 2020 15:16 WIB
Pemprov Sumut Lakukan Berbagai Upaya Maksimalkan  Realisasi APBD di Masa Pandemi Covid-19
MEDAN I SUMUT24

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus melakukan berbagai upaya untuk percepatan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020. Hal ini penting dalam upaya percepatan pembangunan daerah dan penanganan pandemi Covid-19 di daerah ini.

Baca Juga:

 

Hal itu disampaikan Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sumut Ismael Sinaga, usai mengikuti Pengarahan Pencapaian Target Realisasi APBD Tahun 2020 oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual, Senin (8/10). Rapat koordinasi juga diikuti oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dari Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan.

 

Upaya yang dilakukan Pemprov Sumut, menurut Ismael, antara lain mengoptimalkan pelayanan berbasis daring. “Jadi kita memang harapkan pada masa pandemi ini, pemerintah baik itu provinsi maupun kabupaten/kota, mencari cara bagaimana supaya pendapatan daerah bisa kita dimaksimalkan, antara lain dengan mengoptimalkan pelayanan atau pendapatan daerah berbasis daring,” kata Ismael.

 

Sementara dari sisi belanja daerah, kata Ismael, Gubernur memberi arahan agar kegiatan Pemprov Sumut di tahun 2020 dilakukan percepatan. Sehingga bisa menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi Sumut di kuartal III.

 

“Kita sedang mendorong supaya belanja terkait stimulus ekonomi dan kesehatan bisa dilakukan secara efektif, apakah itu melalui belanja yang dilakukan oleh OPD kita, maupun belanja tidak terduga dalam penanganan covid. Maka itu kita dorong terealisasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Ismael.

 

Sebagai informasi, realisasi APBD Sumut hingga Juli 2020 berada pada angka yang positif. Total pendapatan mencapai Rp5.706.306.661.542 atau 43,81% dan total belanja mencapai Rp4.477.277.638.345 atau 34,02%. Namun Ismael mengatakan ada kendala yang mempengaruhi realisasi APBD yakni pandemi Covid-19.

 

“Covid-19 itu berpengaruh dari sisi pendapatan, misalnya saja penerimaan kita itu kan dari SAMSAT. Pada awal pandemi ada SAMSAT di beberapa titik yang kurangi intensitasnya guna menghindari terjadi kerumunan, tapi saat adaptasi baru ini sudah kita mulai buka dengan protokol kesehatan,” kata Ismael.(W03)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 0212-09/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
Paluta Raih Predikat “Inovatif”, 11 OPD/UPTD Diguyur Penghargaan
Korban Kebakaran Panyabungan Julu Segera Dapat Bantuan, Wabup Atika Minta Data Rampung 1 Hari
Bupati Saipullah Ajak Mahasiswa Baru STAIN Madina Jadikan PBAK sebagai Awal Perjalanan Kemandirian
Menuju Tapsel Bangkit, Bupati Gus Irawan Tekankan Persatuan dan Kolaborasi di RPP Pemuda Pancasila Zona III
Hotspot Terdeteksi Aplikasi Lancang Kuning, Polsek SD Hole Langsung Cek Lokasi di Aek Bilah
komentar
beritaTerbaru