Senin, 06 April 2026

Medan Tetertronic Tayangkan Monoloq "Kembalikan Danauku" Aktor Kawakan Idris Pasaribu Tampil All Out

Administrator - Senin, 10 Agustus 2020 09:35 WIB
Medan Tetertronic Tayangkan Monoloq

 

Baca Juga:

Sumut24.co Medan Teatertronic, merupakan terobosan yang dilakukan seniman Teater Kota Medan yang tidak pernah menyerah dengan kondisi dalam menggulirkan karya seni. Semangat gotong royong, menjadi alas yang paling dasar. Kepekaan saling memberi dan menerima. Tidak ada yang hebat. Semua berusaha memperbaharui dalam segala hal. Saling mengisi, tapi tak harus menggurui.

Dreamteam, akan menyeleksi siapa-siapa aktor/aktris yang akan diusung. Tentunya dengan pola, semangat, kesadaran berbagi pengalaman, berbagi banyak hal yang memiliki kecenderungan membedah kualitas. Bukan rentetan kuantitas yang bergerak.

Faktor usia di tempat ini tidak penting. Kesenian juga tidak membatasi untuk itu. Sebuah kemerdekaan itulah yang menjadi batang yang dibesarkan untuk selera dalam bekerja menyelesaikan karya. Semua menjadi pemikir. Dan tak pernah ada yang takut “Jatuh”. Karena itu juga sebuah tanda, bahwa Medan Teatertronic menyadarinya (Dreamteam); bahwa komunal ini menjadikannya sebagai “Dapur” dari beberapa “Koki” disiplin ilmu yang pernah diajarkan teater. Mengolah “bumbu masakan” dalam diskusi dreamteam menuju proses pemanggungan : Monologue Improvisasi.

Medan Teatertronik telah memproduksi dan menayangkan Monolog “Empat Koma Nol Digital” dengan aktor Juarik Irawan (Teater Kita), “Code Sembilan Belas” dengan aktor Amruzal (Teater Q), “Perempuan di Bawah Bulan” dengan aktris Ema Matondang (Teater Kita) dan “Sutradara Kampret” dengan aktor Kamal Nasution (Teater Patria).

Monologue Improvisasi “Kembalikan Danauku” merupakan produksi ke lima Medan Tetertronic. Kali ini aktor kawakan Teater Nasional (Tena) Idris Pasaribu, tampil all out. Segudang pengalaman tampil di atas panggung dengan berbagai peran yang dilakoni, merupakan jaminan sajian ini akan memukau penonton.

Idris Pasaribu dalam penampilannya akan menguak kesadaran kita tentang tentang Pater Tuak. Pakter Tuak adalah tempat berdemograsi yang paling fair di dunia. Siapa saja boleh menyampaikan pendapatnya dengan argumentasi, baik ilmiah atau tidak. Di Pakter Tuak di Tanah Batak, setiap hari ada seminar. Semua berlangsung apa adanya. Semua pengunjung sah membuat kesimpulan, dalam suasana yang dihibur musik live dan bermain catur.

“Gambaran nyata ini sebuah kekayaan di sumatera utara, hingga Danau Toba yang mendunia itu perlawanannya dimulai dari pakter tuak.” ujar Idris Pasaibu.

Anda ingin melihat tayangannya, Selasa 11 Agustus 2020 di Medan teatertronic, Youtube (Medsoslah….)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
Ketua RANZ Medan Bantah Pemko Lamban Tangani Sampah, Ibrahim : Program PSEL Sudah Berjalan
Mallorca Paksa Real Madrid Menelan Kekalahan di Markas Sendiri
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Hadiri Halal bi Halal Keluarga Besar Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan IKA MSP FISIP USU
komentar
beritaTerbaru