Minggu, 05 April 2026

Kapolda Sumut Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Toba 2020: 3 Poin Prioritas

Administrator - Kamis, 23 Juli 2020 14:43 WIB
Kapolda Sumut Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Toba 2020: 3 Poin Prioritas

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

 

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin M.Si pimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Toba 2020, di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Kamis (23/07/2020).

 

Kapolda mengatakan, permasalahan bidang lalulintas di Sumatera Utara khususnya di Kota Medan, ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk, yang tidak sebanding dengan perkembangan jumlah dan pembangunan infra struktur jalan yang ada.

 

“Selain itu, perkembangan transportasi telah menginjak era digital. Dimana operasional angkutan publik sudah semakin canggih, cukup menggunakan handphone,” ujarnya.

 

Lanjut Martuani, modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja polri khususnya polantas. Sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transportasi tersebut.

 

“Dalam rangka meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas serta kepatuhan hukum masyarakat terhadap hukum dan perundang-undangan lalulintas, Polda Sumatera Utara beserta jajaran menggelar “Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Toba 2020” selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 23 Juli S/D 5 Agustus 2020,” katanya.

 

Sambung Kapolda Sumut, pelaksanaan operasi Patuh Toba 2019 ini menekankan 3 prioritas pelanggaran. “Pertama, melawan arus saat mengemudi, kedua menaikkan penumpang di atas kap dan ke tiga menerobos lampu merah,” ungkapnya.

 

Dari informasi yang berhasil dihimpun wartawan berdasarkan data jumlah kecelakaan lalulintas pada tahun 2019 sebanyak 6.580 kejadian, mengalami trend peningkatan 9,85 persen. Dengan selisih 590 kejadian dibandingkan tahun 2018 sebanyak 5.990 kejadian. Sedangkan periode Januari-Juni 2020, jumlah laka lantas sebanyak 3.178 kejadian.

 

Untuk jumlah korban meninggal dunia akibat laka lantas, pada tahun 2019 sebanyak 1.731 orang, mengalami trend penurunan -5,67 persen dengan selisih 104 orang dibandingkan tahun 2018 sebanyak 1.835 orang.

 

Sedangkan periode Januari-Juni 2020, sebanyak 854 orang. Untuk jumlah korban luka berat akibat laka lantas pada tahun 2019 sebanyak 1.888 orang mengalami trend peningkatan 10,99 persen, dengan selisih 187 orang dibandingkan tahun 2018 sebanyak 1.701 orang. Sedangkan periode Januari-Juni 2020 sebanyak 988 orang.

 

Untuk jumlah kerugian materiil akibat laka lantas, pada tahun 2019 sebesar Rp 13 miliyar 749 juta 475 ribu. Angka tersebut menurun dibandingkan dengan tahun 2018, yang mencapai Rp 13 miliyar 696 juta 830 ribu.

 

Sedangkan Periode Januari-Juni 2020 sebesar Rp 6 miliyar 847 juta 175 ribu. Untuk jumlah pelanggaran lalu lintas berupa tilang dan teguran, pada tahun 2019 sebanyak 206.256 mengalami trend penurunan -49,19 persen dengan selisih 199.686 kasus, dibandingkan tahun 2018 sebanyak 405.942 kasus. Sedangkan periode Januari-Juni 2020 sebanyak 161.318 kasus.

 

Masih dikatakan Kapolda Sumut, pada operasi patuh toba 2020 mengedepankan giat preemtif dan preventif untuk meningkatkan simpati masyarakat terhadap polri khususnya polantas.

 

“Serta dalam pelaksanaan tugas lainnya mengikuti protokol kesehatan dalam rangka pencegahan/penularan virus covid-19 di jalan,” jelasnya.

 

Adapun cara bertindak yang harus dipedomani pada operasi patuh toba 2020 yakni melaksanakan deteksi dini, lidik dan pemetaan terhadap lokasi / tempat yang rawan terhadap kemacetan, pelanggaran, dan laka serta lokasi penyebaran virus covid-19.

 

Melaksanakan binluh kepada seluruh masyarakat tentang kamseltibcarlantas dan bahaya covid-19 berupa giat sosialisasi, penyuluhan melalui pemasangan spanduk, banner, baliho, penyebaran leaflet dan stiker serta melalui media cetak, elektronik dan medsos.

 

Pada pelaksanaan ops patuh toba 2020 tidak dibenarkan adanya target tilang. Sedangkan tujuan operasi patuh toba 2020 yakni, terciptanya situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar pada lokasi rawan kecelakaan, pelanggaran dan macet.

 

Meningkatnya ketertiban dan kepatuhan hukum serta disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Berkurangnya tempat penyebaran covid-19.

 

Dalam amanatnya, Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin kepada seluruh personil, perlu saya tekankan kembali, selama pelaksanaan operasi agar, panjatkan doa kepada tuhan yang maha esa sebelum melaksanakan tugas.

 

“Utamakan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani standar operasional prosedur yang ada. Laksanakan prosedur protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah. Lakukan operasi ini sesuai prosedural, tidak arogan dengan simpatik dan humanis 3 S (Sabar, Sopan dan Senyum),” ucapnya.

 

Dikatakan Kapolda, kepada para perwira selaku pengendali dan bidpropam serta itwasda selaku pengemban fungsi pengawasan mampu melakukan pendisiplinan terhadap personil dalam pelaksanaan operasi patuh toba-2020.

 

Tingkatkan fungsi manajemen media untuk menciptakan opini publik yang positif, sehingga ketika masyarakat yang dilakukan penindakan dalam berlalu lintas dapat mengerti dan memahami pelaksanaan kegiatan ini.

 

“Jadilah teladan dalam berlalu lintas, untuk memberikan contoh yang baik dan benar kepada masyarakat. Tingkatkan pelayanan prima kepada masyarakat. Antisipasi setiap kejahatan jalanan seperti begal, balapan liar dan becak hantu (curanmor). Bila sudah membahayakan situasi, maka perlu diberikan tindakan tegas dan terukur,” tutupnya.(W05).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Mallorca Paksa Real Madrid Menelan Kekalahan di Markas Sendiri
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Hadiri Halal bi Halal Keluarga Besar Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan IKA MSP FISIP USU
Peringatan Hari Ginjal Sedunia, Pemko Medan Perkuat Layanan dan Fasilitas RSUD Dr. Pirngadi
Gugur dalam Tugas Mulia, Tiga Prajurit TNI Jadi Korban Misi Perdamaian di Lebanon
Tragis! Becak Motor Tabrakan dengan Bus ALS di Padangsidimpuan, Satu Nyawa Melayang
22 Paket Sabu Disembunyikan di Rerumputan, Dua Pria di Portibi Berakhir di Tangan Polres Tapanuli Selatan
komentar
beritaTerbaru