Jejak Internasional Dibongkar Satresnarkoba Polrestabes Medan WNA Terseret Jaringan Peredaran Narkoba di Indonesia
Jejak Internasional Dibongkar Satresnarkoba Polrestabes MedanWNA Terseret Jaringan Peredaran Narkoba di Indonesia
kota
MEDAN , SUMUT24.co
Baca Juga:
Jelang Musda Partai Golkar ke X yang direncanakan di Jakarta akhir Juli ini, akan berlangsung menarik perhatian publik. Pasalnya, politik yang digelindingkan partai golkar mencuri perhatian publik, dengan tampilnya Wakil Gubenur Sumatera Utara H Musa Rajeckshah yang akan ikut bertarung merebut puncuk pimpinan partai berlambang pohon beringin itu.
Ini ditandai dengan dikeluarkannya surat diskresi oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartato, untuk Musa Rajeckshah yang lebih dikenal Ijeck untuk maju sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara mendatang.
 Politisi senior Partai Golkar H Wagirin Arman, ikut angkat bicara soal kehadirian Musa Rajeckshah maju sebagi calon Ketua Golkar Sumut. Menurut mantan pimpinan DPRD Sumut ini, Musda yang segera digelar adalah proses demokrasi yang bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat dan partai lain. Karenanya, kehadiran Ijeck bisa membawa warna baru partai golkar kedepan. Karenanya, Ijeck harus bertarung dan meraih simpati hak pemilik suara kabupatan /kota dan pendiri partai untuk tampil sebagai pemenang.
“Musda ini diharapkan bisa membawa perubahan dan warna baru partai golkar untuk pembelajaran demokrasi bagi masyarakat dan partai-partai lain. Karena itu, tampilnya Musa Rajeckshah yang sudah mengantongi surat dekresi dari Ketua Umum Partai Golkar, bisa meraih suara dalam perebutan kursi pimpinan Partai Golkar Sumut yang bersaing dengan Yasir Ridho, “kata H Wagirin Arman S.sos, pada Sumut24, Kamis 16 Juli 2020.
Dikatakan Wagirin, yang pernah jadi anggota DPRD Medan maupun anggota DPRD Deli Serdang ini, proses demokrasi partai golkar, tidak ada pemimpin otoriter tapi justru terbuka pada siapa saja. Sehingga, ruang bagi siapa saja bisa mencalokan diri menjadi ketua golkar dalam setiap musda golkar. Tentunya, siapapun bisa mencalonkan diri dapat membesarkan partai. Inilah sebagai konsekwensi politik yang harus dijalankan bagi calon ketua untuk jadi pemimpin, di partai berlambang pohon beringin ini, yang belum memenuhi syarat sebagai calon ketua dalam setiap musda, terangnya.
Masih kata Dia yang juga sesupuh MKGR ini, pendidikan politik bukan hanya untuk orang Golkar tapi juga masyarakat luar. Karena itu, bila terjadi persaingan-persaingan adalah hal yang lumrah itulah demokrasinya Partai Golkar. Karena apa, aturan main, tata tertib, tahap-tahapan dan sebagainya harus dilalui. Sehingga nantinya siapa yang berkomitmen membesarkan partai Golkar kedepannya itulah yang yang meraih suara terbanyak.
“Setiap musda golkar ada aturan mainnya dan itu harus dipatuhi bagi siapapun yang menjadi calon ketua. Termasuk, dikeluarkan surat diskresi sangat dibenarkan dalam aturan main dan kewenangan itu ada di ketua Umum DPP Partai Golkar, “pungkas Wagirin Arman.Â
Seblumnya Ketua DPD Partai Golkar Sergai H M Al Madhy maupun Ketua  Labuhan Batu H Andi Suhaimi Dalimunte, mendukung kebijakan Ketua Uumum DPP Partai Golkar Air Langga Hartato dengan mengeluarkan suart diskresi untuk Musa Rajecksah maju sebagai calon Ketua Partai Golkar Sumut.
Baik Ali Madhi maupun H Andi Suhaimi Dalimunte, menyuarakan agar Musa Rajeckshah bisa mulus jadi Ketua Golkar Sumut.
“Surat dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk Musa Rajecksah (Ijeck) maju calon Ketua Golkar Sumut pada Musda X di Jakarta, harus ditaati seluruh kader Golkar di Sumatera Utara. Bahwa surat diskresi itu dikeluarkan sebagai bentuk dukungan untuk Ijeck maju calon Ketua pada musda sekaligus untuk menjadi Ketua DPD Golkar Sumut periode 2020-2025,” tegas Andi Suhaimi Dalimunthe, Ketua DPD Golkar Labuhanbatu yang juga Bupati Labuhanbatu ini kepada SUMUT24, kemarin.
Lebih lanjut dikatakan, semestinya setelah Ketua Umum Airlangga mengeluarkan diskresi untuk Ijeck, kita harus pandai-pandai menilainya. Saya himbau buat seluruh Ketua DPD II Golkar Kabupaten/Kota se Sumut dan seluruh kader Golkar di Sumut, mari sama-sama kita amankan diskresi tersebut dan kita patuhi dengan mendukung Ijeck menjadi Ketua DPD Partai Golkar Sumut pada Musda X ini, katanya mengakhiri. red
Jejak Internasional Dibongkar Satresnarkoba Polrestabes MedanWNA Terseret Jaringan Peredaran Narkoba di Indonesia
kota
Dede Irwanda, Tokoh Muda Potensial di Panggung Politik Medan Marelan
kota
Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 021209/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
kota
Paluta Raih Predikat &ldquoInovatif&rdquo, 11 OPD/UPTD Diguyur Penghargaan
kota
Korban Kebakaran Panyabungan Julu Segera Dapat Bantuan, Wabup Atika Minta Data Rampung 1 Hari
kota
Bupati Saipullah Ajak Mahasiswa Baru STAIN Madina Jadikan PBAK sebagai Awal Perjalanan Kemandirian
kota
Menuju Tapsel Bangkit, Bupati Gus Irawan Tekankan Persatuan dan Kolaborasi di RPP Pemuda Pancasila Zona III
kota
Hotspot Terdeteksi Aplikasi Lancang Kuning, Polsek SD Hole Langsung Cek Lokasi di Aek Bilah
kota
Tangkap AAP di Hotel Istana I, Polres Padangsidimpuan Temukan Belasan Paket Sabu di Rumahnya
kota
Warga Geger! Diduga Ikan Mati Massal di Batang Ayumi Akibat Limbah TPA Batu Bola, Lubuk Larangan Terancam Rusak
kota