Pemkab Solok Gencarkan Sosialisasi Pekat dan Narkoba di Kalangan Pelajar, Wabup Candra Tekankan Peran Keluarga dan Nagari
Pemkab Solok Gencarkan Sosialisasi Pekat dan Narkoba di Kalangan Pelajar, Wabup Candra Tekankan Peran Keluarga dan Nagari
kota
Medan, sumut24.co Pemerhati sosial politik Shohibul Anshor Siregar menyebut popularitas Akhyar Nasution meningkat tajam di masa Pandemi Covid 19.
Baca Juga:
Cara kerja Akhyar yang tak kenal lelah dan terus turun ke tengah masyarakat untuk mencegah warga dari Virus Corona sangat diapresiasi berbagai kalangan . Begitu juga pemberian bantuan beras 20 Kg dan gula pasir untuk 300.000 KK di masa Pandemi meningkatkan keterpercayaan masyarakat kepada Akhyar.
“Saya perkirakan dengan kinerja totalitas mengatasi Covid 19, saat ini Popularitas dan tingkat keterpercayaan rakyat kepada Akhyar sangat tinggi jauh di atas calon lain,” kata Shohibul Anshor Siregar dalam diskusinya bersama sejumlah jurnalis di bilangan Menteng Raya Medan, Sabtu (6/6).
Situasi tersebut menurutnya menjadi modal besar bagi Akhyar mendapat kepercayaan dari partai politik.
Menurutnya saat ini ada 2 atau 3 partai di luar PDIP yang “terpesona” dengan elektabilitas Akhyar dan memprioritaskannya untuk direkomendasikan sebagai calon yang didukung.
“Akhyar ini kansnya sangat besar menjadi calon wali kota dan menang dalam pilkada Medan 2020 , baik itu bersama PDIP atau tanpa PDIP,” tegasnya
Hanya saja, Shohibul melihat Akhyar ini sebagai sosok yang tidak ingin disebut sombong atau lupa akan jasa orang.
Akhyar menurutnya sangat menyadari bahwa dirinya itu dibesarkan dalam keluarga marhaen dan PDIP. Ia tak ingin disebut meninggalkan PDIP dan hatinya tetap ingin berjuang bersama PDIP.
“Apalagi kader PDIP di tingkat anak cabang dan ranting terus secara militan mendukungnya. Bahkan kader ranai-ramai membuat pernyataan dan tagar tolak calon karbitan dan calon coba-coba. Ini yang tidak bisa membuat Akhyar buru-buru meninggalkan PDIP,” tegasnya.
Selain itu kesederhanaan hidup Akhyar dan keluarganya memunculkan persepsi di masyarakat bahwa inilah sosok pemimpin bersih yang tak akan terjerat kasus korupsi.
Dengan terjadinya kasus korupsi yang menimpa 3 wali kota Medan terdahulu Abdillah, Rahudman dan Eldin membuat masyarakat Medan saat ini menginginkan calon yang bersih .
“Persepsi masyarakat terhadap Akhyar itu bersih karena kesederhanaan hidupnya. Apalagi dalam kasus yang menimpa Eldin terbukti Akhyar tidak terlibat apa pun sehingga tidak pernah dipanggil oleh penyidik KPK. Bahkan setau saya melalui pemberitaan di media massa ,Akhyar itu dipanggil sebagai saksi pun tak pernah. Ini membuktikan selama 4 tahun sebagai wakil wali kota, beliau bersih,” tegasnya.red
Pemkab Solok Gencarkan Sosialisasi Pekat dan Narkoba di Kalangan Pelajar, Wabup Candra Tekankan Peran Keluarga dan Nagari
kota
Wabup Solok Ajak Perkuat Silaturahmi dan Konsistensi Berbuat Baik
kota
Medan, Sumut24.co Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara menunjuk Koordinator Bidang Intelijen, Herlangga Wisnu Murdianto, sebagai pelaksa
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, H. Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, M.Si, menerima kunjungan kerja Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (B
News
sumut24.co ASAHAN, Fenomena peredaran rokok elektrik ilegal yang dicampur dengan zat narkotika, yang populer disebut Pod Getar atau Vape
News
sumut24.co MEDAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto SH MAP, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 PT Bank Sumut (Pe
kota
sumut24.co MEDAN, Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menghadirkan progr
kota
Medan, Sumut24.co Video viral yang memperlihatkan sejumlah pengunjung bergelimpangan di Tempat Hiburan Malam (THM) Helens Night Market, Jal
Hukum
Proyek Dek Bantaran Sungai Batang Ayumi Rp2,3 Miliar Ternyata &ldquoSettingan&rdquo Sejak Awal, Tersangka Baru Ditetapkan
kota
Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Tanjung Morawa, Polisi Ungkap Aksi Pencurian Berulang
kota