Minggu, 05 April 2026

Cegah Konflik Lahan Sengketa, Polres Sergai Mediasi Perseteruan Antara Pihak PT Lubuk Naga Dengan Gapoktan Naga Jaya

Administrator - Minggu, 07 Juni 2020 13:32 WIB
Cegah Konflik Lahan Sengketa, Polres Sergai Mediasi Perseteruan Antara Pihak PT Lubuk Naga Dengan Gapoktan Naga Jaya

SERDANG BEDAGAI | SUMUT24

Baca Juga:

Untuk mencegah terjadinya konflik antara pihak PT Lubuk Naga dengan Kelompok Tani Naga Jaya terkait masalah akan dilakukannya penanaman pohon mangrove oleh pihak PT di lahan sengketa di Daerah Kecamatan Pantai Cermin, Polres Serdang Bedagai (Sergai) melakukan mediasi antara kedua pihak tersebut, jumat (5/6/2020).

Mediasi tersebut dilakukan di Dusun IV Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin. Hadir pada kesempatan itu, Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang Kabag Ops AKP Ramsen Samosir, Para Kasat serta Kasubbag Humas IPDA Zulfan Ahmadi.

Sebelumnya, Kapolres Sergai melakukan pertemuan dengan pengurus Yayasan Apindo Sumut (YASU) bapak H Suryadi bertempat di Kantor YASU di Dusun IV Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin. Kapolres memberikan pemahaman dan menghimbau kepada PT. Lubuk Naga dan YASU selaku yang diberikan kuasa, agar tidak melanjutkan kegiatan penanaman pohon yang melibatkan Mahasiswa dan masyarakat Sekitar.

“Mediasi ini untuk menghindari konflik dilapangan, mengingat kondisi lahan masih situasi sengketa dimana kedua Pihak saling mengklaim dan saling gugat di Pengadilan,” bilang Kapolres.

Dilakukan mediasi ini kata Kapolres, karena pihak Kelompok YASU berencakan akan melakukan kegiatan penanaman pohon pada areal PT. Lubuk Naga, namun di waktu yang sama Kelompok Tani Gapoktan Naga Jaya juga melakukan kegiatan penanaman Pohon di lokasi yang sama.

“Kedua Kelompok yang saling mengklaim ini melakukan kegiatan yang sama dan di lokasi yang sama, jadi untuk menghindari konflik, kita lakukan mediasi agar keduanya tidak melakukan kegiatan tersebut,”ungkap AKBP Robin.

Pihak PT Lubuk Naga pun menerima arahan dan himbauan Kapolres Serdang Bedagai untuk tidak melakukan penanaman Pohon pada lahan yang masih sengketa tersebut, Pihak PT Lubuk Naga selanjutnya hanya melakukan Penanaman pohon secara simbolis di sekitar Kantor PT. Lubuk Naga.

Selanjutnya Kapolres Sergai bersama rombongan melakukan pertemuan dengan Kelompok Tani Gapoktan Naga Jaya bertempat di Dusun I Desa Naga Kisar Kecamatan Pantai Cermin dan disambut oleh Ketua Gapoktan Naga Jaya Bambang dan Sekretaris Pujakesuma M. Yamin.

Pada kesempatan itu, AKBP Robin juga mengajak para Kelompok Tani Gapoktan Naga Jaya agar tidak melakukan kegiatan penanaman pohon, guna mencegah terjadinya konflik antara Gapoktan Naga Jaya dan PT. Lubuk Naga.

“Kami menginbau kepada kelompok Tani Gapoktan Naga Jaya, agar menahan diri dan tidak melakukan kegiatan penanaman pohon untuk mencegah konflik, jangan ada tindakan anarkis yang dapat mengganggu stabilitas keamanan,”ajak Kapolres.

Orang nomor satu di Kepolisian Sergai ini menghimbau kepada kedua kelompok antara PT. Lubuk Naga dan Gapoktan Naga Jaya agar menahan diri, tidak melakukan aksi anarkis yang dapat mengganggu Stabilitas Kamtibmas serta menunggu adanya putusan atas langkah dan tindakan hukum yang ditempuh oleh kedua belah pihak.

Kapolres juga menyarankan agar kedua kelompok dapat mematuhi aturan hukum, dengan tidak melakukan aktifitas sebelum adanya legalitas hukum atas kepemilikan dan penguasaan lahan.(Bdi)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
Ketua RANZ Medan Bantah Pemko Lamban Tangani Sampah, Ibrahim : Program PSEL Sudah Berjalan
Mallorca Paksa Real Madrid Menelan Kekalahan di Markas Sendiri
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Hadiri Halal bi Halal Keluarga Besar Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan IKA MSP FISIP USU
komentar
beritaTerbaru