Pra Musrenbang Pantai Barat, Gubsu Sebut Masih Banyak yang Jongkok di Sungai
Baca Juga:
MADINA I SUMUT24.co
Dalam pra musrenbang yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Panyabungan Madina, Kamis (20/2).
Gubsu Edy Rahmayadi mengungkapkan berbagai permasalahan di Sumatera Utara termasuk di Kabupaten Mandailing Natal dan Tapanuli Selatan.
Edy Rahmayadi mengungkapkan dihadapan para Bupati dan Walikota se Pantai Barat mengatakan, Dalam perjalanan tadi saya melihat sungai yang saya lewati masih banyak masyarakat berbaris jongkok di sungai sehingga membuat sungai tercemar. Sampai kapan itu kita lakukan. Itukan sudah merupakan perbuatan mencemari sungai. Kalau ada di hulu sungai orang yang mengambil wudhu tetap itu menjadi pembahasan kita nantinya, ucapnya.
Lebihlanjut mantan Pangkostrad tersebut, kalau diluar negeri kotoran manusia itu bisa diubah jadi pupuk dan bahkan air minum. “Saya minta Bupati Madina dan Tapsel mencari solusi hal tersebut, karena orang berbaris di sungai sudah berlangsung cukup lama, ungkapnya.
Begitujuga soal tambang illegal yang menggunakan mercuri yang membahayakan manusia, saya sebagai Gubsu bertanggungjawab dan memerintahkan Bupati dan Kapolres agar menyelesaikan persoalan tersebut, karena sudah banyak manusia yang korban akibat penggunaan mercuri dari tambang illegal tersebut, ungkapnya. Sumut ini harus berubah, kalau tidak kita siapa lagi yang mengubah. Kalau kita tidak berubah sekarang ini sampai kapan Sumut ini bisa bermartabat, tegasnya.(W03)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News