Rabu, 04 November 2026

Pra Musrenbang Pantai Barat, Gubsu Sebut Masih Banyak yang Jongkok di Sungai

Administrator - Kamis, 20 Februari 2020 15:45 WIB
Pra Musrenbang Pantai Barat, Gubsu Sebut Masih Banyak yang Jongkok di Sungai

Pra Musrenbang Pantai Barat, Gubsu Sebut Masih Banyak yang Jongkok di Sungai

Baca Juga:

MADINA I SUMUT24.co Dalam pra musrenbang yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Panyabungan Madina, Kamis (20/2). Gubsu Edy Rahmayadi mengungkapkan berbagai permasalahan di Sumatera Utara termasuk di Kabupaten Mandailing Natal dan Tapanuli Selatan. Edy Rahmayadi mengungkapkan dihadapan para Bupati dan Walikota se Pantai Barat mengatakan, Dalam perjalanan tadi saya melihat sungai yang saya lewati masih banyak masyarakat berbaris jongkok di sungai sehingga membuat sungai tercemar. Sampai kapan itu kita lakukan. Itukan sudah merupakan perbuatan mencemari sungai. Kalau ada di hulu sungai orang yang mengambil wudhu tetap itu menjadi pembahasan kita nantinya, ucapnya.

Lebihlanjut mantan Pangkostrad tersebut, kalau diluar negeri kotoran manusia itu bisa diubah jadi pupuk dan bahkan air minum. “Saya minta Bupati Madina dan Tapsel mencari solusi hal tersebut, karena orang berbaris di sungai sudah berlangsung cukup lama, ungkapnya.

Begitujuga soal tambang illegal yang menggunakan mercuri yang membahayakan manusia, saya sebagai Gubsu bertanggungjawab dan memerintahkan Bupati dan Kapolres agar menyelesaikan persoalan tersebut, karena sudah banyak manusia yang korban akibat penggunaan mercuri dari tambang illegal tersebut, ungkapnya. Sumut ini harus berubah, kalau tidak kita siapa lagi yang mengubah. Kalau kita tidak berubah sekarang ini sampai kapan Sumut ini bisa bermartabat, tegasnya.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Monitoring PKS PTPN IV Regional II BP. Mandoge Batal, DPP LIB Kecewa Ketua Komisi B Ambil Keputusan Secara Pribadi
Wakil Bupati Asahan Resmi Tutup Turnamen Minisoccer Piala Bupati 2026, Lahirkan Bibit Atlet Berprestasi dan Tanam Nilai Sportivitas
GIBRAN TAMAT? Putusan MA Jadi Bom Politik, Kornas Desak DPR Bongkar Dugaan Manipulasi Syarat Wapres!
Polri Diguncang Dua Badai Besar! Penggerebekan Pesantren dan Tiga Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden
Manajer PKS PTPN IV Regional II BP. Mandoge Larang Wartawan Meliput, Ketua Komisi B Tunda Monitoring
Status PNS Iskandar Muda Diberhentikan, Mengapa Masih Tercatat sebagai Pj Kepala Desa Tabuyung?
komentar
beritaTerbaru