Dunia Akui Orientasi State-Driven Prabowo Subianto
Dunia Akui Orientasi StateDriven Prabowo Subianto
kota
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.co Belasan orang yang menamakan dirinya Dewan Pengurus Wilayah Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (DPW ALAMP AKSI) demo dikantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Rabu (12/2). dalam aksi tersebut massa menuding bahwa Andi Faisal yang sekarang menjabat Biro Hukum Setdaprovsu telah rangkap jabatan sehingga Gubsu agar segera mencopot Andi Faisal dari jabatannya.
Koordinator Aksi Hadiar Supandi dalam orasinya mempertanyakan, Komitmen Gubernur Sumatera Utara untuk menjadikan Sumatera Utara bermartabat. Gubernur Sumatera Utara nampaknya tidak “konsisten†untuk menjadikan Sumatera Utara bermartabat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya berbagai kejanggalan yang dimiliki oleh oknum -oknum di lingkaran Pemprov Sumatera Utara. Gubernur Sumatera Utara seakan “tutup mata†terhadap berbagai permasalahan hukum yang diuga dilakukan oleh bawahannya.
seperti oknum oknum di lingkaran Pemprov Sumut yang diduga memiliki permasalahan hukum yaitu, Pengangkatan Andi Faisal sebagai Kepala Biro Hukum Sumatera Utara kepada Gubernur Sumatera Utara diduga memiliki banyak kejanggalan. Andi Faisal diduga sedang melakukan rangkap jabatan, dimana saat ini Andi Faisal masih berstatus sebagai Jaksa dan hal ini jelas telah bertentangan dengan Undang Undang. Sebagai seorang penegak hukum, seharusnya Andi Faisal lebih paham terhadap hukum. Namun nampaknya, Andi Faisal diduga melakukan proses pembiaran dan atau bungkam terhadap dugaan pelanggaran hukum yang sedang terjadi terkait pengangkatannya sebagai Kepala Biro Hukum Sumatera Utara kepada Gubernur Sumatera Utara. begitujuga, dugaan korupsi yang dilakukan oleh Asisiten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara Arief Trinugroho semasa menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumatera Utara. Adanya dugaan korupsi pada Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Dugaan korupsi tersebut dilakukan dengan cara memanipulasi daftar hadir pegawai ASN. Diduga semasa menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumatera Utara Arief Trinugroho sering tak masuk kantor, namun laporannya ke BKD dibuat selalu masuk kantor. Laporan ke BKD tersebut merupakan untuk TPP yang dia terima. Diduga Arief Trinugroho jarang masuk kantor, namun TPP yang diterimanya setiap bulannya diduga tidak berkurang (penuh) Berdasarkan hal tersebut di atas, maka kami dari Dewan Pengurus Wilayah Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (DPW. ALAMP AKSI) Sumatera Utara Mendesak Kejatisu agar segera menangkap dan memenjarakan serta mengusut tuntas dugaan korupsi yang diduga dilakukan oleh Arief Trinugroho semasa menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumatera Utara, Meminta DPRD Sumut agar menyurati Gubernur Sumatera Utara untuk mencopot Sdr. Andi Faisal dan Arief Trinugroho dan Meminta Gubernur Sumatera Utara agar segera mencopot Sdr. Andi Faisal dan Arief Trinugroho, Ucap supandi. setelah berorasi tanpa tanggapan dari pihak Pemprovsu, massa membubarkan diri dengan tertib. (W03)
Dunia Akui Orientasi StateDriven Prabowo Subianto
kota
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota