GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
MEDAN I SUMUT24
Memperingati Hari Juang TNI AD yang jatuh pada tanggal 15 Desember, Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan (BB) menggelar acara syukuran di Balai Prajurit Markas Kodam I/BB, Jalan Gatot Subroto, Medan, Selasa (17/12). Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi turut hadir dan menyampaikan ucapan selamat.
“Hari Juang TNI AD ini merupakan hari yang bersejarah. Mengingatkan kita akan perjuangan Jenderal Sudirman bersama rakyat pada Pertempuran Ambarawa. Pasukan sekutu dipukul mundur. Momentum ini menjadi pengingat bagi kita bahwa perjuangan menjadi lebih mudah saat kita bersatu,” ujar Edy Rahmayadi.
Memaknai peringatan hari perjuangan ini, Edy berharap dan berpesan agar TNI AD senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat. Meskipun saat ini kemerdekaan telah berhasil direbut, perjuangan dalam bentuk yang lain masih terus berlanjut. Bahkan, lebih berat lantaran musuh-musuh saat ini lebih beragam dan kompleks bentuknya.
“Mulai dari narkoba yang merusak generasi muda kita, kejahatan lewat dunia maya, dan sebagainya. Untuk itu, kawal bangsa kita ini. Ingat sumpah prajurit maupun sapta marga TNI untuk selalu membela bangsa. Dekat dan mencintai rakyat,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur yang juga didampingi Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi mengajak seluruh pihak di Sumut untuk kompak, bersinergi, dan bersatu. Sehingga, perjuangan masa kini khususnya dalam menyejahterakan masyarakat Sumut, sekaligus menjadikan Sumut Bermartabat segera terwujud.
Sebelumnya, Pangdam I/BB Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah selaku tuan rumah mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu undangan. Sabrar bercerita bahwa pertempuran di Ambarawa dinilai sangat sarat dengan perjuangan TNI AD. Dengan tak tik militer yang profesional dan bantuan rakyat, musuh berhasil dikalahkan.
“Sesuai dengan tema Peringatan Hari Juang TNI AD, yaitu TNI Angkatan Darat adalah kita. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa TNI bukan milik orang-orang tertentu, bukan kasta yang berbeda dari masyarakat. Melainkan, lahir untuk rakyat, dan berjuang untuk kepentingan rakyat. Kemanunggalan rakyat dan TNI yang terbina sejak dulu harus terus kita ingat dan jaga,” tegasnya.
Selanjutnya, Sabrar menjelaskan bahwa Peringatan Hari Juang TNI AD di lingkungan Kodam I/BB dirangkai dengan ragam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Di antaranya yakni bakti sosial, bakti kesehatan, bedah rumah, memberi bantuan dan perhatian pada penderita HIV/AIDS, dan penyerahan bantuan sosial lainnya. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kecintaan TNI kepada rakyat. Sebab, rakyat adalah ibu kandung bagi TNI.
Acara syukuran dilakukan dengan pemotongan tumpeng oleh Pangdam I/BB Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah dan diserahkan kepada salah satu perwakilan veteran. Kemudian, dilanjutkan dengan acara makan bersama sembari diisi dengan penampilan hiburan. Saat itu, dilakukan pula penyerahan bantuan secara simbolis kepada veteran, warakawuri, dan pepabri.
Berikutnya, turut disaksikan penandatanganan prasasti kelengkapan fasilitas gedung balai prajurit oleh Pangdam I/BB. Lalu, penyerahan paiagam penghargaan Adi Budaya Nusantara kepada Pangdam I/BB Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah sebagai apresiasi atas kepedulian dan perhatiannya pada upaya-upaya pelestarian budaya. Penghargaan diserahkan oleh Kepala Asosiasi Museum Indonesia Daerah Sumut Martina Silaban.
Turut hadir dalam acara syukuran tersebut unsur Forkopimda Sumut, keluarga besar Kodam I/BB, dan organisasi veteran dan pejuang kemerdekaan.
Salah satu veteran yakni Ketua LVRI Medan Sumbat Sembiring memberikan pesan kepada generasi muda untuk terus melanjutkan perjuangan melalui keahlian masing-masing. “Sekarang zamannya sudah lebih baik, ke mana-mana mudah. Capai cita-cita dan pendidikan setinggi-tingginya, kalau bisa ke luar negeri. Jangan merusak diri dengan narkoba, judi, dan sebagainya,” pesannya.(W03)
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota