Senin, 06 Juli 2026

Tim Gabungan Densus 88 dan Polda Sumut Tembak Mati 2 Terduga Teroris

Administrator - Sabtu, 16 November 2019 12:11 WIB
Tim Gabungan Densus 88 dan Polda Sumut Tembak Mati 2 Terduga Teroris
Medan | Sumut24.co Tim gabungan Densus 88 dan Polda Sumut menembak mati 2 (dua) terduga teroris dikawasan Kota Datar, Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang. Ditembak matinya dua terduga teroris itu pun dibenarkan Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH, saat mengunjungi Markas Brigif 7 Rimba Raya, Sabtu (16/11/2019). Kepada wartawan, Irjen Pol Agus Andrianto, mengatakan 2 (dua) terduga teroris yang ditembak mati karena memcoba melakukan perlawanan saat ditangkap. “Kedua terduga teroris ditembak mati karena menyerang anggota. Apakah tindakan ini harus dibiarkan? Semua ini harus ditindak tegas,” ungkapnya saat ini kedua jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut. Dijelaskan Kapolda, Tim Densus 88 terus bergerak untuk mengejar pelaku terduga teroris lainnya hingga ke Aceh. “Untuk detilnya nanti saya jelaskan, tim masih kerja. Untuk yang di Aceh ada 3 orang yang diamankan,” sebutnya. Kapolda Sumut menambahkan, sembilan orang berpotensi sebagai tersangka diduga terlibat dalam kasus bom bunuh diri di Polrestabes Medan. “Sudah ada 14 orang yang amankan dan tengah diperiksa terkait bom bunuh diri. Nah, sembilan orang berpotensi sebagai tersangka,” pungkasnya.(W05)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
komentar
beritaTerbaru