Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
MEDAN I SUMUT24.co Sampai saat ini alat kelengkapan dewan DPRD Medan belum juga terbentuk sehingga sangat mengganggu terhadap pelayanan masyarakat. Harusnya Fraksi-fraksi bisa berkonsultasi dengan Ketua DPRD atau malah Ketua DPRD yang mengambil inisiatif untuk membicarakan pengisian (sementara) Alat Kelengkapan Dewan (AKD), seperti Komisi, dengan personal utusan masing-masing fraksi, ucap Pengamat Sosial Politik Shohibul Anshor Siregar kepada Wartawan, Selasa (5/11). Menurutnya, Dengan begitu teknis pelaksanaan tugas Dewan tidak sampai terbengkalai dalam aktivitas terus membaca dan mendelivery aspirasi rakyat, evaluasi masalah-masalah pembangunan dan pengawasan serta fungsi-fungsi dewan lainnya.
Baca Juga:
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
- BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
Kondisi ini seyogyanya menjadi pertimbangan bagi partai-partai untuk mensegerakan penyelesaian perbedaan insterest dan pemikiran pada internal partai,ucap Dosen Fisipol UMSU tersebut.
Dalam sejarah politik kepartaian di Indonesia sejumlah hal telah menjadi faÄ·tor dalam agenda tetap konflik, di antaranya saat penentuan distribusi dan political pointy (penunjukan) kader dalam rangkaian rekrutmen politik kelembagaan internal, negara dan penerintahan.
Ditambahkan Direktur Nbasis tersebut, Misalnya, partai yang tak memiliki tradisi yang kuat akan cenderung gonjang-ganjing saat menentikan caleg, penomoran dan dapilnya; calon kepala daerah yang akan diusung; dan figur yang akan diutus menjadi menteri sesuai permintaan pemegang hak prerogatif.
Fraksi memang bukan AKD, namun organisasi itu sangat powerful dan artikulatif sebagai penyambung dewan dengan partai.
Karena itu, sekali lagi fraksi-fraksi yang ada dapat melakukan konsolidasi untuk memikirkan solusi optimalisasi peran dan fungsi dewan selama kelembagaan AKD itu belum terisi oleh orang-orang yang dimandati definitif oleh fraksi dan partai.
Ini tidak begitu rumit sebenarnya, karena harus diingat bahwa AKD itu selalu diisi oleh orang-orang fraksi yang lazim puls dirotasi dalam waktu tertentu.
Rotasi itu dinamis kecuali terhadap beberapa figur andalan yang dianggap sangat expert dalam bidang tertentu yang selalu tetap beroleh penugasan untuk tidak beranjak dari AKD tertentu.
Lalu, kalau diingat hakekat keperwakilan, bahkan setiap legislator bisa melakukan semua tugas yang melekat pada dewan sesuai dengan teori demokrasi, ucapnya. (W03)
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota
Dukung Lahirnya Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026
kota