Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
- BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr H Dadang Hartanto SH SIK MSi, menyapa subuh dengan melaksanakan sholat subuh berjamaah di Masjid Al Istiqomah, Jalan Seto Tegal Sari II Medan Area, Selasa 29 Oktober 2019.
Diawali ramah tamah dengan pengurus BKM Al Istiqomah, kegiatan Sholat Subuh ini dihadiri oleh, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi, Kapolsek Medan Area Kompol Anjas Asmara Siregar SSos, BKM Al Istiqomah, Personel Polsek Medan Area serta jamaah masjid yang melaksanakan sholat Subuh.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, sholat subuh berjamaah ini adalah kegiatan rutin yang kami lakukan hanya semata mata karena ibadah dan ingin Mendapatkan Ridho dari Allah SWT dan juga menjalin silaturahim serta berkomunikasi.
Kota Medan saat ini aman dan kondusif. Saya mengucapkan terima kasih kepada Warga Kota Medan. Keamanan dan ketertiban yang kita rasakan sekarang ini adalah berkat kerjasama kita. Melalui doa, ikhtiar dan kerja keras sehingga Kota Medan Ini aman dan kondusif.
“Ke depan harus dipelihara supaya bisa terus berkarya, memajukan masyarakat kita. Anak – anak remaja adalah sebagai penerus generasi, calon menggantikan kita semua yang sudah tidak mampu lagi berkarya karena usia. Mereka inilah harus kuat dan cerdas,” ucap Kombes Pol Dadang.
Pada saat ini sambung Kapolrestabes Medan, ada beberapa fakta bahwa anak-anak sekarang ini berkumpul dan berkelompok. Apabila berpas-pasan saling pandangan terjadi perkelahian.
Mereka banyak menghabiskan waktu dengan nongkrong dan menciptakan kebencian – kebencian serta melakukan perilaku penyimpangan secara sosial. Kemarin ada beberapa remaja yang diamankan dalam berunjuk rasa.
“Ada pihak tertentu memanfaatkan mereka seperti peristiwa kemarin ada dua kelompok anak remaja dan mahasiswa. Anak remaja yang masih pelajar yaitu SMP dan SMA dengan agresifnya melempar petugas dan merusak fasilitas umum.
“Seharusnya dalam demokrasi anak-anak pelajar ini tidak boleh digunakan dan alat politik karena mereka tidak memiliki hak suara tetapi dalam kondisi sekarang ini pelajar dimajukan. Mereka datang unjuk rasa diajak dari temannya, seniornya dan dari media sosial dan adakala mereka ingin keluar dari kelompok tersebut mereka takut diintimidasi,” terang Kapolrestabes Medan.
Siapa yang bertanggung jawab untuk mengatasi ini adalah kita bersama. Kita harus peduli terhadap anak-anak kita, yang melapisi adalah guru-gurunya. Kita sebagai warga, mari ajak anak-anak kita untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif dan jangan dijauhin anak-anak tersebut.
Lakukan pendekatan, kalau mereka melakukan penyimpangan dan harus kita rangkul karena mereka generasi penerus. Ajak mereka melakukan kegiatan-kegiatan positif seperti PMR, Pramuka dan Paskibraka dan lainnya.
“Kita tidak berharap generasi penerus kita ini tidak memiliki kemampuan bersaing dengan negara lain. Kalau seperti itu negara kita biasa saja dan tidak berkembang. Ingat kita hari ini berdiri adalah hasil dari orang tua kita terdahulu dan telah mempersiapkan kita maka kita juga harus mempersiapkan generasi penerus kita,” ujar Kombes Pol Dadang.
Mari kita masing-masing memegang amanah yang diberikan kepada kita dan akan dipertanggung jawabkan di kemudian hari, apa yang telah kita perbuat.
“Kita jangan puas hanya menjadi orang baik itu hanya untuk diri kita sendiri tetapi kita harus menjadi penyeru kebaikan dengan mengajak orang untuk berbuat baik. Sebaik-baiknya manusia bermanfaat bagi orang lain,” terang Kapolrestabes Medan.(W02)
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota
Dukung Lahirnya Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026
kota