Senin, 06 Juli 2026

Mendagri : Jadikan Jembatan Holtekamp di Jayapura Dorong Perekonomian Masyarakat

Administrator - Sabtu, 26 Oktober 2019 13:50 WIB
Mendagri : Jadikan Jembatan Holtekamp di Jayapura Dorong Perekonomian Masyarakat

Jayapura | Sumut24.co

Baca Juga:

Menteri dalam Negeri Tito Karnavian berharap Jembatan Holtekamp di Kota Jayapura, Papua yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo dapat mendorong perekonomian masyarakat. Hal itu dikatakan saat meninjau persiapan peresmian Jembatan Holtekamp di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (26/10/2019).

“Kemudian ini (Jembatan Holtekamp) diharapkan menjadi pendukung ekonomi masyarakat, karena ini memotong jalur dari Hamadi, mudah-mudahan nanti mempercepat sarana itu,” kata Tito.

Jembatan Holtekamp di Kota Jayapura membentang 732 meter di atas perairan Teluk Youtefa. Sama hal nya dengan yang diharapkan Presiden Joko Widodo, jembatan ini nantinya akan menjadi ikon baru Papua.

“Jembatan ini luas, mudah-mudahan menjadi kebanggaan masyarakat Papua,” ujarnya.

Tak hanya itu, jembatan Holtekamp mempercepat waktu tempuh dari Jayapura ke Muara Tami dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw. Jembatan ini juga menjadi salah satu penanda kemajuan pembangunan di Papua.

Menurut rencana, jembatan Holtekamp akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada, Sabtu (26/10/2019) waktu setempat setelah presiden melakukan dialog dengan masyarakat di Wamena.(rel/W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
komentar
beritaTerbaru