Pemerintah Kabupaten Solok Gelar Gerak Jalan Santai dan Senam Bersama di GOR Batubatupang Kotobaru
Pemerintah Kabupaten Solok Gelar Gerak Jalan Santai dan Senam Bersama di GOR Batubatupang Kotobaru
kota
Baca Juga:
MEDAN | SUMUT24
Hingga kini seleksi ulang jabatan di 9 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprovsu masih ngambang alias belum menemukan titik terang kapan akan digelar kembali. Tak hanya itu, status Plt pengisi sementara 9 OPD tersebut juga terlalu mengulur waktu, sehingga ada kemungkinan bisa menghambat proses berjalannya pembangunan Sumut Bermartabat. Ditambah lagi dengan gerak kerja sosok Plt itu terbatas dan tidak bisa memutuskan sesuatu masalah yang bersifat urgent.
Lantas, ada apa sebenarnya dengan Gubsu yang terkesan mengulur waktu akan hal ini? Sebab sudah setahun berjalan kepemimpinan Edy hal ini belum juga menemui titik terang. Tak heran, ada opini liar bermunculan, ada apa sebenarnya di Pemprovsu, kenapa hasil seleksi 9 OPD sebelumnya juga belum diumumkan atau memang SDM para OPD yang kurang atau memang ada kepentingan terselubung.
Terkait hal ini, Anggota DPRDSU Fraksi Gerindra, H Muhammad Subandi ST, menilai pihaknya terus mendukung langkah-langkah yang dilakukan Gubsu. Menurutnya, memang untuk masalah penetapan status Plt, Gubsu juga terlalu lama menentukannya. Sehingga dikhawatirkan Plt tersebut bisa menghambat pembangunan Sumut kedepan.
“Plt ini terlalu lama, bagai mereka yang sudah layak seharusnya Gubsu segera menetapkan status mereka biar tak menghambat pembangunan Sumut kedepan. Jika memang harus dibentuk timsel, ya segera lakukan,” tegasnya.
Menurutnya, saat ini Gubsu sudah membentuk timsel dalam mengadakan seleksi ulang 9 OPD kembali. “Kita tunggu saja langkah Gubsu, semoga seleksi ini cepat dilakukan,” ujar Subandi.
Subandi juga telah menyarankan Gubsu agar memilih tim seleksi yang betul-betul selektif dan objektif. Dia berharap agar Gubsu segera menetapkan status Plt dan segera menggelar seleksi ulang 9 OPD tersebut.
“Jangan lama-lama lagi, karena jika ada masalah urgent mereka yang terpilih nanti sudah siap menghadapinya dan bisa bekerja sesuai tupoksinya. Sejatinya lelang jabatan eselon II sesuatu hal yang serius,” harap Subandi.
Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyebutkan, kembali membuka lelang jabatan pada sembilan OPD, karena belum mendapati sosok pejabat yang layak memikul eselon II.
“Saya butuh orang yang bisa mengawaki jabatan,” kata Edy, umat 4 Oktober 2019 usai pelantikan pejabat eselon III di Aula kantor Gubernur.
Adapun jabatan eselon II di 9 OPD yang diseleksi ulang adalah: 1. Asisten Pemerintahan; 2. Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan; 3. Kepala Badan Kepegawaian Daerah ; 4. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ; 5. Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah; 6. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ; 7. Kepala Dinas Kehutanan; 8. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah dan 9. Direktur Rumah Sakit Jiwa Prof Dr Muhammad Ildrem. (W07)
Pemerintah Kabupaten Solok Gelar Gerak Jalan Santai dan Senam Bersama di GOR Batubatupang Kotobaru
kota
"KAPAN ADA PENETAPAN TSK RS.ROYAL PRIMA?"
kota
sumut24.co ASAHAN, Demi memutus rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta menjaga keamanan lingkungan, Polres Asahan kembali menunj
News
Polda Sumut Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Polri Bersama Presiden Prabowo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
News
Heboh Dugaan Makanan Berulat pada Program MBG di Penggorengan Madina, Wali Murid Soroti Kualitas dan Higienitas
kota
Tak Ada Ruang untuk Mafia Solar, Polres Tapsel Intensifkan Pengawasan SPBU
kota
Berkas Sudah P21? Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Masalah Legalitas Lahan PT Barapala
kota
Heboh! 900 Liter Solar Subsidi Diamankan di Paluta, Polisi Dalami Keterlibatan SPBU
kota
Rem Diduga Blong di Jalur Menurun Sipirok, Truk Fuso Hantam Hilux hingga Masuk Parit
kota
Polres Tapsel Ringkus Terduga Pelaku Curas di Batang Angkola, Korban Diancam di Rumah
kota