Sudah Lapor Mendagri Berobat Ke Luar Negeri, Rico Waas Tegaskan Tidak Gunakan Dana APBD
sumut24.co Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, mengaku kepergiannya berobat ke luar negeri sudah melapor ke Kementerian Dalam
kota
BINTAN I SUMUT24.co Kalau dipandang sepintas sebenarnya tak ada yang menarik, Namun ternyata bekas galian bauksit yang sekarang menjadi gurun pasir di Kecamatan Tanjung Uban Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau mampu menarik wisatawan mancanegara dari tiongkok, china dan hongkong termasuk turis lokal. Kalau dibanding tempat-tempat wisata di Sumut tak kalah menarik, namun akibat kurang promosi sehingga sangat sedikit wisatawan yang mengenal tempat-tempat wisata tersebut.
Baca Juga:
Gurun pasir di Tanjung uban menjadi tujuan wisata mancanaegara, setiap harinya gurun pasir ini didatangi wisatawan mencapai 300-500 orang perharinya, Ucap Yani yang juga Guide kepada Wartawan, kemarin.
Gurun Pasir Telaga Biru di Dusun Busung, Kecamatan Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.Walaupun tempatnya panas seperti gurun di arab timur tengaj, namun tidak menghambat langkah turis lokal dan mancanegara untuk mengunjunginya walaupun hanya sebataa berfoto-foto dan aktifitas lainnya. Di gurun pasir itu juga terdapat telaga biru yang memukai para turis lokal dan mancanegara.
Berada di tempat ini seolah sedang berada di Timur Tengah. Sejauh mata memandang hanya ada hamparan pasir putih, telaga-telaga air berwarna biru mirip oase, dan terik matahari yang menyengat.
Kabag Pelayanan Media Harvina Zuhra melihat keindahan telaga biru di gurun pasir.Gurun Pasir Telaga Biru di Dusun Busung, Kecamatan Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Letaknya sekitar 45 menit perjalanan darat dari bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang maupun dari pelabuhan Tanjung Pinang. Jika dari pelabuhan Tanjung Uban hanya sekitar 15 menit saja.
Tidak disangka jika gurun pasir ini sebelumnya adalah area penambangan pasir bauksit yang kini sudah mengeras seperti karang. Penambangan sudah lama dihentikan sejak Orde Baru masa pemerintahan Presiden Soeharto.
Bekas galian bauksit yang sekarang menjadi gurun pasir di Kecamatan Tanjung Uban Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau mampu menarik wisatawan mancanegara .tampak Wartawan Pemprovsu mengabadikan dirinya ditengah gurun pasir yang menyengat.Puluhan tahun hanya terbengkalai, cekungan-cekungan bekas galian terisi air hujan yang lama kelamaan berubah menjadi telaga air berwarna biru.
“Dulu di sini penambangan pasir yang diekspor ke Singapura, sekitar tahun 1980an, lalu dihentikan pada masa Presiden Soeharto. Puluhan tahun hanya dibiarkan saja, oleh warga kemudian dikelola jadi tempat wisata sampai sekarang,” ujar Tono (34) warga setempat.
Setelah dibuka untuk wisata, gurun telaga biru ramai dikunjungi wisatawan. Sebagian besar mereka takjub dengan hamparan pasir seluas 6.000 hektar ini dan birunya telaga di tengah-tengahnya.
Wisatawan tidak perlu bayar tiket masuk, mereka hanya akan dikenakan tarif parkir kendaraan Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk mobil. Sebanyak 31 orang wartawan yang berunit di Pemprovsu berkesempatan mengunjungi tempat tersebut dalam rangka pengayaan wawasan wartawan yang dipimpin Kabag Pelayanan Media Harvina Zuhra dan Koordinator Wartawan Pemprovsu Khairul Muslim.(W03)
sumut24.co Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, mengaku kepergiannya berobat ke luar negeri sudah melapor ke Kementerian Dalam
kota
Pemerintah Kabupaten Solok Gelar Gerak Jalan Santai dan Senam Bersama di GOR Batubatupang Kotobaru
kota
"KAPAN ADA PENETAPAN TSK RS.ROYAL PRIMA?"
kota
sumut24.co ASAHAN, Demi memutus rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta menjaga keamanan lingkungan, Polres Asahan kembali menunj
News
Polda Sumut Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Polri Bersama Presiden Prabowo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
News
Heboh Dugaan Makanan Berulat pada Program MBG di Penggorengan Madina, Wali Murid Soroti Kualitas dan Higienitas
kota
Tak Ada Ruang untuk Mafia Solar, Polres Tapsel Intensifkan Pengawasan SPBU
kota
Berkas Sudah P21? Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Masalah Legalitas Lahan PT Barapala
kota
Heboh! 900 Liter Solar Subsidi Diamankan di Paluta, Polisi Dalami Keterlibatan SPBU
kota
Rem Diduga Blong di Jalur Menurun Sipirok, Truk Fuso Hantam Hilux hingga Masuk Parit
kota