BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
BINTAN I SUMUT24.co Kalau dipandang sepintas sebenarnya tak ada yang menarik, Namun ternyata bekas galian bauksit yang sekarang menjadi gurun pasir di Kecamatan Tanjung Uban Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau mampu menarik wisatawan mancanegara dari tiongkok, china dan hongkong termasuk turis lokal. Kalau dibanding tempat-tempat wisata di Sumut tak kalah menarik, namun akibat kurang promosi sehingga sangat sedikit wisatawan yang mengenal tempat-tempat wisata tersebut.
Baca Juga:
Gurun pasir di Tanjung uban menjadi tujuan wisata mancanaegara, setiap harinya gurun pasir ini didatangi wisatawan mencapai 300-500 orang perharinya, Ucap Yani yang juga Guide kepada Wartawan, kemarin.
Gurun Pasir Telaga Biru di Dusun Busung, Kecamatan Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.Walaupun tempatnya panas seperti gurun di arab timur tengaj, namun tidak menghambat langkah turis lokal dan mancanegara untuk mengunjunginya walaupun hanya sebataa berfoto-foto dan aktifitas lainnya. Di gurun pasir itu juga terdapat telaga biru yang memukai para turis lokal dan mancanegara.
Berada di tempat ini seolah sedang berada di Timur Tengah. Sejauh mata memandang hanya ada hamparan pasir putih, telaga-telaga air berwarna biru mirip oase, dan terik matahari yang menyengat.
Kabag Pelayanan Media Harvina Zuhra melihat keindahan telaga biru di gurun pasir.Gurun Pasir Telaga Biru di Dusun Busung, Kecamatan Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Letaknya sekitar 45 menit perjalanan darat dari bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang maupun dari pelabuhan Tanjung Pinang. Jika dari pelabuhan Tanjung Uban hanya sekitar 15 menit saja.
Tidak disangka jika gurun pasir ini sebelumnya adalah area penambangan pasir bauksit yang kini sudah mengeras seperti karang. Penambangan sudah lama dihentikan sejak Orde Baru masa pemerintahan Presiden Soeharto.
Bekas galian bauksit yang sekarang menjadi gurun pasir di Kecamatan Tanjung Uban Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau mampu menarik wisatawan mancanegara .tampak Wartawan Pemprovsu mengabadikan dirinya ditengah gurun pasir yang menyengat.Puluhan tahun hanya terbengkalai, cekungan-cekungan bekas galian terisi air hujan yang lama kelamaan berubah menjadi telaga air berwarna biru.
“Dulu di sini penambangan pasir yang diekspor ke Singapura, sekitar tahun 1980an, lalu dihentikan pada masa Presiden Soeharto. Puluhan tahun hanya dibiarkan saja, oleh warga kemudian dikelola jadi tempat wisata sampai sekarang,” ujar Tono (34) warga setempat.
Setelah dibuka untuk wisata, gurun telaga biru ramai dikunjungi wisatawan. Sebagian besar mereka takjub dengan hamparan pasir seluas 6.000 hektar ini dan birunya telaga di tengah-tengahnya.
Wisatawan tidak perlu bayar tiket masuk, mereka hanya akan dikenakan tarif parkir kendaraan Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk mobil. Sebanyak 31 orang wartawan yang berunit di Pemprovsu berkesempatan mengunjungi tempat tersebut dalam rangka pengayaan wawasan wartawan yang dipimpin Kabag Pelayanan Media Harvina Zuhra dan Koordinator Wartawan Pemprovsu Khairul Muslim.(W03)
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota
Dukung Lahirnya Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026
kota
Medan sumut24.co Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang, Kombes Pol Dr Josua Tampubolon SH MH mengklarifikasi tudin
Hukum
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Sabtu (4/7/2026) pagi kembali membongkar upaya peredaran narkotika yang dikemas dala
Hukum