"KAPAN ADA PENETAPAN TSK RS.ROYAL PRIMA?"
"KAPAN ADA PENETAPAN TSK RS.ROYAL PRIMA?"
kota
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Fakta baru atas kematian Golfrid Siregar aktivis Walhi Sumut terungkap. Laboratorium Forensik (Labfor) Cabang Medan yang bermarkas di Polda Sumut menyebut, isi lambung korban ditemukan cairan positif alkohol.
“Kemudian dari lambung kembali diperiksa, tidak ditemukan narkoba dan yang lain. Cairan lambung positif alkohol. Ini enam hari berselang setelah kejadian, masih ada alkholol. Kemungkinan besar, korban mengkonsumsi alkohol cukup banyak sebelum kejadian,” kata Kalabfor Polda Sumut, Kombes Pol Wahyu Mursadi.
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto dengan tegas menyimpulkan, dugaan sementara kematian Golfrid Siregar akibat laka tunggal disertai dengan dugaan tindak pidana lain yakni pencurian dengan pemberatan (curat) terhadap barang-barang berharga milik korban.
“Dari fakta-fakta yang kita peroleh melalui penanganan lakalantasnya maupun dugaan tindak pidana lain, ternyata hanya kasus pencurian. Untuk dugaan lainnya masih kita selidiki. Yang bisa disimpulkan, korban meninggal karena Laka tunggal,” tegas Irjen Pol Agus.
Selain itu bebr Kapolda Sumut, tiga dari lima pencuri barang berharga milik korban sudah diamankan untuk kasus curat. Polda Sumut mengamankan tiga pelaku yang mencuri barang-barang berharga berharga milik Golfrid. Mereka adalah MS alias K dan FS, keduanya yang melakukan pencurian seperti HP, laptop dan dompet. Sementara satu tersangka lagi berinisial WN, sebagai penerima uang, jelas orang nomor satu di Mapolda Sumut ini.
“Bahwa ada barang korban seperti HP dan laptop, cincin dan dompet yang hilang. Alhamdulillah, dua hari lalu diungkap. Pelakunya ada lima, dua masih diburu,” timpal Dirreskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian Djajadi.
Dikatakan Andi Rian, barang milik korban yang belum ditemukan yakni cincin, dompet dan Hp satu lagi. Sementara penadah laptop korban adalah seorang ibu-ibu yang masih dilakukan penyelidikan. “Jadi mereka ini awalnya baik untuk menolong, tapi memanfaatkan momen menggelapkan barang-barang milik korban,” tukas Andi Rian.
Sementara itu, salah satu tersangka menuturkan kalau mereka mengambil inisiatif menolong korban untuk membawa ke rumah sakit. Semua barang dimasukkan ke dalam becak, saat itulah niat untuk mengambil barang-barang korban mengalir begitu saja.
“Tas tinggal di becak. Dompet kemudian saya ambil. Laptop dan HP kami jual Rp 550 ribu. Uangnya kami bagi-bagi. Isi dompet Rp 150 ribu. Duitnya kami ambil, dompetnya dibuang ke selokan,” kata FS.
Ikhwal Tewasnya Golfrid Siregar sebelumnya, Golfrid Siregar, aktivis Walhi Sumut tewas setelah dirawat di RS Adam Malik Medan, Minggu (6/10/2019). Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di flyover Simpang Pos Jalan Jamin Ginting, Medan, Kamis (3/10/2019) sekitar pukul 01.00 dini hari.
Dari kejadian ini Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut menganggap kematian Golfrid Siregar yang juga aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) ini dinilai tidak wajar.
Direktur Walhi Sumut, Dana Tarigan menjelaskan, tewasnya Golfrid terdapat kejanggalan. Kalau memang korban Laka lantas, kenapa luka-luka hanya ada di satu titik bagian tubuh saja dan ada beberapa barang yang raib.
Golfrid Siregar, aktivis Walhi Sumut tewas setelah dirawat di RS Adam Malik Medan, Minggu (6/10/2019). Sebelumnya, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di flyover Simpang Pos Jalan Jamin Ginting, Medan, Kamis (3/10/2019) sekitar pukul 01.00 dini hari. (W05/W02)
"KAPAN ADA PENETAPAN TSK RS.ROYAL PRIMA?"
kota
sumut24.co ASAHAN, Demi memutus rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta menjaga keamanan lingkungan, Polres Asahan kembali menunj
News
Polda Sumut Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Polri Bersama Presiden Prabowo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
News
Heboh Dugaan Makanan Berulat pada Program MBG di Penggorengan Madina, Wali Murid Soroti Kualitas dan Higienitas
kota
Tak Ada Ruang untuk Mafia Solar, Polres Tapsel Intensifkan Pengawasan SPBU
kota
Berkas Sudah P21? Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Masalah Legalitas Lahan PT Barapala
kota
Heboh! 900 Liter Solar Subsidi Diamankan di Paluta, Polisi Dalami Keterlibatan SPBU
kota
Rem Diduga Blong di Jalur Menurun Sipirok, Truk Fuso Hantam Hilux hingga Masuk Parit
kota
Polres Tapsel Ringkus Terduga Pelaku Curas di Batang Angkola, Korban Diancam di Rumah
kota
Panen Raya Jagung Serentak di Tapsel, Kapolres AKBP Yon Edi Winara Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan
kota