"KAPAN ADA PENETAPAN TSK RS.ROYAL PRIMA?"
"KAPAN ADA PENETAPAN TSK RS.ROYAL PRIMA?"
kota
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.co Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (Alamp-Aksi) berunjukrasa di depan gedung DPRD, Jalan Imam Bonjol dan Kantor Gubsu Jalan Diponegoro Kota Medan, Kamis (3/10/2019).
Belasan mahasiswa menuntut kepada anggota dewan dan Gubsu untuk segera melakukan monitoring atau pengawasan kepada Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara Ria Telaumbanua.
Mereka merasa tidak relevan bila seorang dokter menjabat sebagai kepala dinas tersebut. ” dokter mengurusi Pariwisata apa kata dunia? Dalam poster yang dibawa mahasiswa. “Kami melihat tidak adanya kecocokan untuk seorang dokter memimpin dinas tersebut,” kata Koordinator Aksi Arhan.
Lalu, Eka mengatakan, Ria Telaumbanua pernah terlibat dalam kasus dugaan korupsi di satu rumah sakit swasta Sumut. Saat itu, sambung Eka Ria Telaumbanua menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut). dokter Ria Telaumbanua, saat menjabat Direktur RSUD Djasamen Saragih didugaan terlibat korupsi bangsal di RSUD dr Djasamen Saragih yang dananya bersumber dari APBD 2012 senilai Rp 4 miliar sampai saat ini tidak jelas tindakan aparat penegak hukum.
Karena dinilai tidak tepat dan terlibat korupsi, Eka Armada meminta kepada para anggota dewan segera merekomendasikan kepada Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. Kepada Gubsu Edy Rahmayadi meminta agar penempatan Kadis Pariwisata Sumut Ria Nofida Telaumbanua agar dievaluasi dengan menempatkan pejabat yang memiliki keahlian di bidang Pariwisata Sumut demi mewujudkan Sumut bermartabat. Atas aksi tersebut Anggota terpilih dari Fraksi PAN M Faisal yang turun menemui para pengunjukrasa langsung menerima aspirasi mereka. M Faisal mengatakan, hal ini akan menjadi perhatian serius bagi DPRD SU dan akan segera kami tindak lanjuti setelah Alat Kelengkapan Dewan terbentuk, ucapnya.
Sementara itu di kantor Gubsu para pengunjuk rasa diterima Kasubag Humas Salman dan mengatakan, penempatan Dr Ria Nofida Telaumbanua merupakan hak prerogatif dari Gubsu dan Dr. Ria memiliki nilai yang lebih tinggi dari yang lain. Hal ini menurut kami seakan mengisyaratkan bahwa seorang dokter memiliki kemampuan yang lebih untuk mengurusi pariwisata di Sumut ketimbang orang yang memiliki latar belakang pariwisata sendiri, ucap Salman.(W03)
"KAPAN ADA PENETAPAN TSK RS.ROYAL PRIMA?"
kota
sumut24.co ASAHAN, Demi memutus rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta menjaga keamanan lingkungan, Polres Asahan kembali menunj
News
Polda Sumut Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Polri Bersama Presiden Prabowo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
News
Heboh Dugaan Makanan Berulat pada Program MBG di Penggorengan Madina, Wali Murid Soroti Kualitas dan Higienitas
kota
Tak Ada Ruang untuk Mafia Solar, Polres Tapsel Intensifkan Pengawasan SPBU
kota
Berkas Sudah P21? Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Masalah Legalitas Lahan PT Barapala
kota
Heboh! 900 Liter Solar Subsidi Diamankan di Paluta, Polisi Dalami Keterlibatan SPBU
kota
Rem Diduga Blong di Jalur Menurun Sipirok, Truk Fuso Hantam Hilux hingga Masuk Parit
kota
Polres Tapsel Ringkus Terduga Pelaku Curas di Batang Angkola, Korban Diancam di Rumah
kota
Panen Raya Jagung Serentak di Tapsel, Kapolres AKBP Yon Edi Winara Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan
kota