Polda Sumut Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Polri Bersama Presiden Prabowo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Polda Sumut Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Polri Bersama Presiden Prabowo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
kota
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Polresatabes Medan akhirnya memulangkan 580 pelajar/siswa dari berbagai sekolah pasca diamankan dalam aksi demo di Kantor DPRD Sumut beberapa waktu.
Dari ke 580 siswa yang diamankannya, 4 (empat) di antaranya terindikasi narkoba. Bahkan 1 (satu) di antaranya dilakukan pemeriksaan intensif dan dilakukan penahanan dengan cara rehabilitasi. Sementara 3 (tiga) orang kedapatan membawa senjata tajam (sajam).
“Dari kesulurhan siswa yang kita amankan, baik yang terindikasi narkoba dan membawa sajam sudah kita pulang ka ke orang tuanya,†kata Kapolrestabes Medan didamping Kasat Narkoba AKBP Raphael Priambodo SIK MH dan Kadis Pendidikan (Kadisdik) Medan, Marasutan Siregar dalam keterangan persnya di Lobby Mapolrestabes Medan, Senin (30/9/2019).
Kapolres menerangkan, bahwa sebagian besar orang tua para siswa tidak tau jika anaknya terlibat dalam aksi demo tersebut.
“Setelah para orang tua mengetahui jika anak nya ikut terlibat aksi demo dan diamankan pihak kepolisian, orang tuanya sampai menangis,†ucap Kombes Pol Dadang.
Lanjut dibeberkan oran nomor satu di Mapolrestabes Medan ini, dari kejadian itu, Kapolrestabes Medan berharap agar para pelajar tidak dilibatkan dalam penyampaian unjuk rasa. Sebab, berpotensi melakukan kekerasan dan berpotensi sebagai korban. Maka dari itu, polisi berupaya melakukan pendekatan dengan cara humanis.
Namun dengan tegas, Kapolrestabes Medan mengatakan, apabila aksi tersebut dilakukan dengan cara provokasi dan melakukan kekerasan, pihak kepolisian tidak menginginkannya.
“Oleh karena itu, semua pihak bisa berfikir, bisa ikut dalam mencari solusi agar anak-anak pelajar kita ini tidak ikut dalam aksi kekerasan dan unjuk rasa,†papar Kombes Pol Dadang.
Lebih jauh dikatakan Kombes Pol Dadang Hartanto, saat ini pihaknya masih menelusuri dan menyelidiki adanya penunggangan atas aksi siswa sekolah. Dikatakannya, bahwa para siswa sekolah bergerak melalui himbauan penyebaran media sosial (Medsos).
“Dari hasil penyelidikan, mereka bergerak dari penyebaran HP yang disebarkan di Medsos oleh seniornya,†pungkas Kombes Pol Dadang.
Senada dengan itu, Kadisdik Kota Medan, Marasutan Siregar mengatakan pihaknya gencar melakukan imbauan ke seluruh sekolah di Medan baik negeri maupun swasta, agar para pelajar tidak ikut dalam aksi unjuk rasa tersebut.
Dikatakannya, bahwa edaran-edaran juga sudah dilakukan terhadap seluruh kepala sekolah untuk melakukan kesibukan dengan melakukan kegiatan ekstra kulikuler di sekolah.
“Imbauan kita lakukan terhadap seluruh sekolah di Kota Medan baik negeri ataupun swasta. Tentunya kita telah koordinasi juga dengan kadis Provinsi dan Ketua MKKS,†kata Marasutan Siregar.
Bahkan, pihak Dinas Pendidikan juga mengaku telah mengarahkan para guru untuk melakukan himbauan pencegahan terhadap orang tua murid untuk melakukan penjumputan langsung anaknya seusai pulang sekolah.
“Imbauan ini dari Wali Kota Medan supaya anak jangan ada ikut turun ke jalan untuk melakukan demo,†terangnya.
Apalagi, sambungnya, saat ini telah dikeluarkan Permen Nomor 9 Tahun 2019, tentang pelarangan unjuk rasa bagi peserta didik.
Alasannya karena Menteri Pendidikan yakin bahwa masih banyak peserta didik masih di bawah umur adalah korban kekerasan.
“Jadi, jika ada yang melanggar, atau bagi guru yang memperbolehkan siswanya berunjuk rasa, akan kita tindak lanjuti. Untuk sanksi bagi murid yang berunjuk rasa dan sebagainya akan kita laporkan kepada Wali Kota, Medan†ungkapnya, sembari mengaku bahwa belum ada siswa SMP di Kota Medan yang terlibat aksi demo diamankan yang dilaporkan ke pihak Dinas Pendidikan.(W02)
Polda Sumut Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Polri Bersama Presiden Prabowo, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
kota
Heboh Dugaan Makanan Berulat pada Program MBG di Penggorengan Madina, Wali Murid Soroti Kualitas dan Higienitas
kota
Tak Ada Ruang untuk Mafia Solar, Polres Tapsel Intensifkan Pengawasan SPBU
kota
Berkas Sudah P21? Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Masalah Legalitas Lahan PT Barapala
kota
Heboh! 900 Liter Solar Subsidi Diamankan di Paluta, Polisi Dalami Keterlibatan SPBU
kota
Rem Diduga Blong di Jalur Menurun Sipirok, Truk Fuso Hantam Hilux hingga Masuk Parit
kota
Polres Tapsel Ringkus Terduga Pelaku Curas di Batang Angkola, Korban Diancam di Rumah
kota
Panen Raya Jagung Serentak di Tapsel, Kapolres AKBP Yon Edi Winara Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan
kota
Nganjuk Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuang
News
SUMUT24.CO Kabar bahagia datang dari keluarga besar Bapak H. Jhon Suhardi dan Ibu Hj. Triana Daulay. Putri kedua mereka, Amanda Angeline
Seleb