Minggu, 17 Mei 2026

Pegasus Pancur Batu Ringkus Ayah Sadis Pembunuh Anak Kandung, Motifnya Karena Malu

Administrator - Sabtu, 28 September 2019 07:52 WIB
Pegasus Pancur Batu Ringkus Ayah Sadis Pembunuh Anak Kandung, Motifnya Karena Malu

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Menang Sitepu alias Gondang, warga Dusun V, Desa Namoriam, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang, harus berurusan dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Pancur Batu Polrestabes Medan.

Pasalnya pria berusia 31 tahun ini ditangkap atas perbuatanya yang telah melakukan aksi pembunuhan terhadap anak kandungnya sendiri bernama, Kristian Sitepu (12), dan juga tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya bernama, Natara Br Sembiring (42).

Informasi dihimpun wartawan, penangkapan terhadap pelaku (Menang Sitepu-red) dilakukan oleh Tim Pegasus Unit Reskrim Pancur Batu yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Iptu Suhaily Amri Hasibuan SH MH dan Panit Lidik serta anggota pada hari, Sabtu (28/9/2019), dini hari sekira pukul 01.45 WIB.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago SH MH melalui Kanit Reskrim Iptu Suhaily Amri Hasibuan SH MH menceritakan, pada hari, Jumat (27/9/2019), sekira pukul 22.30 WIB, sebelum tidur, tersangka bersama istri dan dua orang anaknya masih berbincang bincang.

“Sebelum tidur, tersangka dan istri bersama dua orang anaknya berbincang-bincang. Istri dan dua anaknya berbaring diatas tempat tidur didalam kamar sedangkan tersangka berbaring didepan pintu kamar,” kata Iptu Suhaily.

Usai berbincang lanjut Kanit, tidak lama kemudian, tersangkapun mengajak istri dan anaknya tidur. Lalu beberapa saat kemudian setelah tertidur istrinya terbangun dan tidak melihat tersangka yang tidur didepan pintu.

“Saat istri pelaku terbangun dan kemudian berdiri, istri pelaku melihat tersangka memegang pisau yang berlumuran darah sambil melihat anaknya yang sudah berlumuran darah bekas tusukan pisau dibagian leher,” ucap Iptu Suhaily.

Melihat itu, sambil mendekati suamianya, istrinya memeluk tersangka dan menanyakan kepada tersangka apa yang sudah dilakukan, namun istri tersangka juga terkena tusukan pisau dibagian jari tangan sebelah kanan karena mencoba merampas pisau dari tersangka.

“Takut kalau suaminya semakin beringas dan melakukan hal serupa yang dialami korban anak pertamanya, kemudian istri tersangka menjerit minta tolong kepada tetangga, tidak lama kemudian tetanggapun berdatangan. Melihat tetangga sudah ramai berdatangan, tersangkapun kabur melarikan diri,” ungkap Iptu Suhaily.

Dan kemudian beber Kanit Reskrim, Tim Pegasus melakukan penyelidikan dan pada hari, Sabtu (28/9/2019), sekira pukul 01.45 WIB, tersangka dapat diamankan beserta barang bukti di Desa Durinsimbelang, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang dari tempat persembunyian nya diperladangan .

“Saat tersangka diintrogasi, motif pelaku membunuh anak kandungnya dikernakan tersangka merasa malu anaknya sering mencuri diperladangan milik warga dan disuruh sekolah juga malas. Lalu, tersangka diboyong ke Mako Pancur Batu berikut barang bukti untuk prosea hukum lanjut. Terhadap korban yang tewas di bawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan outopsi,” pungkas Iptu Suhaily.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Heboh Dugaan Makanan Berulat pada Program MBG di Penggorengan Madina, Wali Murid Soroti Kualitas dan Higienitas
Tak Ada Ruang untuk Mafia Solar, Polres Tapsel Intensifkan Pengawasan SPBU
Berkas Sudah P21? Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Masalah Legalitas Lahan PT Barapala
Heboh! 900 Liter Solar Subsidi Diamankan di Paluta, Polisi Dalami Keterlibatan SPBU
Rem Diduga Blong di Jalur Menurun Sipirok, Truk Fuso Hantam Hilux hingga Masuk Parit
Polres Tapsel Ringkus Terduga Pelaku Curas di Batang Angkola, Korban Diancam di Rumah
komentar
beritaTerbaru
Transmigrasi Orang Jawa

Transmigrasi Orang Jawa

Transmigrasi Orang Jawa A. Perkembangan Transmigrasi Hari Setu Pon, tanggal 16 Mei 2026 dilakukan temu budaya di lapangan Segi Tiga Perbaung

Umum