Heboh Dugaan Makanan Berulat pada Program MBG di Penggorengan Madina, Wali Murid Soroti Kualitas dan Higienitas
Heboh Dugaan Makanan Berulat pada Program MBG di Penggorengan Madina, Wali Murid Soroti Kualitas dan Higienitas
kota
Limapuluh I sumut24.co Bupati Batubara, Ir. H. Zahir. M. AP melakukan kunjungan kerja kesalah satu sekolah dasar nomor 010207 Perkebunan Kwala Gunung Kecamatan Limapuluh Kabupaten Batu Bara, didampingi Wakapolres Herwansyah dan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara, Ilyas sitorus Selasa, (17/09)
Baca Juga:
Bupati zahir meminta kepada sekolah termasuk yg belum saya kunjungi agar punya inisiatip dalam mengelola sekokah. Karena fungsi kepala sekolah itu ada fungsi Manajerial. Fungsi pertama yang dimiliki oleh seorang kepala sekolah dalah fungsi manajerial, fungsi Perencanaan, Fungsi Pengawasan. Dan fungsi sosial.
Zahir meminta kepala sekolah dan guru guru harus punya inisiatif ada rasa memiliki dan ada rasa bangga terhadap sekolah dimanapun diberi tugas dan kepercayaan sebagai kepala sekolah.
Zahir juga mengjhimbau kepada sekolah agat sekolah dapat menjadi tempat yang menyenangkan, aman, Ramah terhadap Anak.
Plt. Kadisdik Kabupaten Batubara, Ilyas Sitorus saat ditemui di lokasi SD terkait saran zahir untuk mempertimbangkan program akan meregrouping (menggabungkan) dan merelokasi sekolah-sekolah yang sepi peminat akibat dari siswa yang semakin berkurang, mengatakan akan secepatnya melakukan dan memastikan kondisi sekolah kita yg ada di Batubara Untuk terkait saran Pak Bupati tersebut. Kami akan segera evaluasi dari profil sekokah yang ada saat ini..jika memang harus dilakukan penggabungan kita akan lakukan ya.. nanti kita evaluasi dahulu bersama tim di disdik Kabupaten Batubara, tutur ncekli safaan akrab ilyas sambil berjalan perlahan mendampingi Bupati bersama Wakapolres.
Terkait tentang harapan Bupati Zahir tentang sekokah bersih termasuk toiletnya, ilyas mengatakan kepada awak media bahwa menurut Mahasiswa Program Pascasarja S3 Unimed ini bahwa pembiasaan untuk hidup bersih harus diberikan sejak dini kepada anak-anak kita. Tidak hanya di rumah, tapi juga di sekolah. Lantas bagaimana caranya membiasakan anak-anak terutama yang masih di bawah usia lima tahun atau usia sekolah dasar agar mereka peduli pada kebersihan lingkungan, khususnya di lingkungan sekolah, tanya ilyas. Ilyas memberikan beberapa tips sambil berjalan bersama Bupati Zahir dan Wakapolres Kabupaten Batubara Herwansyah tentang mengajarkan anak menjaga kebersihan di sekolah menurutnya harus ada pembiasaaan dari pihak sekolah bisa misalnya membuat rambu-rambu untuk tidak membuang sampah sembarangan dengan media gambar, Atau dengan nasehat langsung atau persuasi yang sifatnya lisan. Sekolah juga harus menyediakan tempat sampah dengan jumlah yang memadai atau sesuasai kebutuhan, kalau dapat dipisahkan antara tempat sampah organik atau basah dan tempat sampah non organik atau kering, tuturnya. Bisa juga siswa saling mengingatkan jadi ada semacam swakontrol, saling mengawasi dan mengingatkan di antara sesama teman. Hal ini bagus, secara tidak langsung anak-anak digiring pada satu pemahaman bahwa kebersihan sekolah adalah tanggung jawab bersama, dan oleh karena mereka harus saling mewujudkan dan menjaganya. Atau bisa juga dengan memberi contoh melalui cara ibu dan bapak guru untuk juga ikut peduli pada kebersihan lingkungan sekolah, misal dengan kesediaan untuk memungut sampah yang tercecer , tambah ilyas sambil merangkul salah soreng awak media.
Tidak salah jika kita ajak anak-anak untuk bersama-sama membersihkan ruangan kelas. Anak-anak dapat dibagi menjadi beberapa kelompok, dan tiap kelompok bertanggung jawab membersihkan bagian tertentu dari isi kelas. Cara ini akan meningkatkan rasa memiliki mereka pada kelas, harapannya tanpa diminta lagi, mereka akan menjaga kelas agar tetap bersih dan nyaman.
Ketiga singgung tentang Kebersihan toilet sekah, ilyas langsung tertawa karena ada yg mengingatkan toilet salah satu sekolah yg isinya penuh pasir dan bebatuan.. ilyaa mengatakan toilet biasanya menjadi ukuran bersih tidaknya suatu lingkungan sekolah. Kalau toiletnya bersih, biasanya bagian lain dari sekolah juga akan bersih, asri dan tertata dengan baik.
Sebaliknya, jika kondisi toiletnya jorok, biasanya bagian lainnya juga jorok. Ingatkan selalu anak-anak untuk menjaga kebersihan peturasan dengan menyiramnya setelah memakainya. Masih banyak lagi cara cara lain untuk bisa menjaga kebersihan sekolah selain tips di atas misalnya membuat asri, misalnya dengan mengajak anak-anak menanam bunga, sayur dan pohon. Selain membuat lingkungan sekolah akan indah dan sejuk, anak-anak juga akan turut menjaganya, karena tanaman tersebut mereka yang menanam. Dan sudah barang tentu karena tanaman tersebut hasil karya sendiri, mereka tidak akan merusaknya atau dengan media ekspresi, dalam upaya melatih anak menjaga kebersihan lingkungan sekolah adalah dengan menyediakan media bagi mereka untuk mengekspresikan kegemarannya dalam mencorat-coret.
Misal ada satu satu dinding khusus yang memang dimaksudkan untuk itu. Atau bisa juga dengan menyediakan kain bentang lebar dan panjang atau dapat menggunakan kertas. Sehingga anak-anak tidak akan iseng “menggambari†dinding-dinding sekolah.
Turut bersama bupati zahir dalam kunjungannya Wakapolres herwansyah, Plt. Kadisdik Batubara, Iyas sitorus, Kabag Humas, Jamzami dan unsur lainnya seperti PolPP, Protokol.(W03)
Heboh Dugaan Makanan Berulat pada Program MBG di Penggorengan Madina, Wali Murid Soroti Kualitas dan Higienitas
kota
Tak Ada Ruang untuk Mafia Solar, Polres Tapsel Intensifkan Pengawasan SPBU
kota
Berkas Sudah P21? Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Masalah Legalitas Lahan PT Barapala
kota
Heboh! 900 Liter Solar Subsidi Diamankan di Paluta, Polisi Dalami Keterlibatan SPBU
kota
Rem Diduga Blong di Jalur Menurun Sipirok, Truk Fuso Hantam Hilux hingga Masuk Parit
kota
Polres Tapsel Ringkus Terduga Pelaku Curas di Batang Angkola, Korban Diancam di Rumah
kota
Panen Raya Jagung Serentak di Tapsel, Kapolres AKBP Yon Edi Winara Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan
kota
Nganjuk Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuang
News
SUMUT24.CO Kabar bahagia datang dari keluarga besar Bapak H. Jhon Suhardi dan Ibu Hj. Triana Daulay. Putri kedua mereka, Amanda Angeline
Seleb
Transmigrasi Orang Jawa A. Perkembangan Transmigrasi Hari Setu Pon, tanggal 16 Mei 2026 dilakukan temu budaya di lapangan Segi Tiga Perbaung
Umum