Launching Operasional 1.061 Gerai Koperasi Desa Merah Putih Secara Virtual Dihadiri Wakil Bupati Solok.
Launching Operasional 1.061 Gerai Koperasi Desa Merah Putih Secara Virtual Dihadiri Wakil Bupati Solok.
kota
SERDANG BEDAGAI | SUMUT24.co
Baca Juga:
Kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terbilang cukup sadis. Sebab, sebelum memukul kepala korbannya berulang kali hingga pecah, pelaku terlebih dahulu menusuk bagian perut dan dada korban menggunakan pisau sebanyak 8 kali.
Pembunuhan sadis itu terungkap saat Polres Sergai menggelar rekontruksi atas kasus pembunuhan Sugeng (55) warga Dusun XIII Desa Pulau Gambar yang dilakukan oleh ponakannya sendiri AH alias T (22) yang terjadi pada rabu (24/7/2019) lalu. Rekontruksi tersebut di gelar di Kantor Unit PPA Satreskrim, Selasa (10/9/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.
Rekontruksi yang dihadiri langsung oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sergai serta pihak keluarga tersebut diperagakan pelaku sebanyak 16 Adegan. Dalam rekontruksi tersebut pembunuhan sadis yang dilakukan pelaku terhadap korban terungkap pada adegan ke 3 dan ke 7.
Dimana dalam adegan ke 3, pelaku yang notabene merupakan keponakan korban tersebut sudah merencanakan pembunuhan dengan menghujamkan pisau ke bagian perut dan dada korban sebanyak 8 kali hingga korban memekikkan suara minta tolong sebelum meregangkan nyawanya.
Tidah hanya disitu, pelaku yang kurang puas kemudian mengayunkan sekuat tenaga sebilah kayu balok ke bagian belakang kepala korban secara berulang kali hingga pecah. Dengan posisi telungkup, korban yang diketahui cacat sejak lahir itu akhirnya tewas bersimbah darah di rumahnya. Kejadian inipun terungkap dalam adegan ke 7 yang diperagakan pelaku.
Peristiwa pembunuhan itupun sempat terlihat oleh Tusiwon (55) yang juga bagian dari keluarga dan tinggal tak jauh dari rumah Sugeng, kaget bukan kepalang melihat kejadian tersebut. Tusiwon, sempat meluapkan kemarahannya kepada AH dengan memukul dadanya. Usai melihat pemandangan mengerikan itu, Tusiwon kembali keluar dari rumah Sugeng.
Setelah melakukan pembunuhan, pelaku sempat keluar dari rumah korban dan duduk menyandar di dinding rumahnya dengan wajah penuh penyesalan. Tak berselang lama, pelaku pun dapat diringkus pihak Satreskrim Polres Sergai bersama Polsek Dolok Masihul.
Kasat Reskrim Polres Sergai, AKP Hendro Sutarno kepada wartawan mengatakan, rekonstruksi ini bertujuan untuk mengetahui lebih jelas lagi kronologi peristiwa sadis tersebut serta untuk melengkapi berkas perkara untuk dilimpahkan ke JPU.
“Rekontruksi ini untuk melengkapi berkas pelaku. Dalam hal ini, pelaku dapat dijerat pasal 340 juncto pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman 18 tahun penjara atau hukuman mati,â€terang Kasat.(Bdi)
Launching Operasional 1.061 Gerai Koperasi Desa Merah Putih Secara Virtual Dihadiri Wakil Bupati Solok.
kota
Medan sumut24.co Terkesan kebal hukum. Seperti inilah kondisi yang dilakukan oleh PT SBP (Sarana Baja Perkasa) di Jln. Takenaka Lingkungan
Kota
Ultimatum Prabowo Subianto Harus Dibuktikan dengan Reformasi Nyata Aparat
kota
sumut24.co ASAHAN , Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali mencatatkan keberhasilan gemilang dalam memutus rantai peredaran barang ha
News
Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih Cara Prabowo Perkuat Kudakuda Bangsa
kota
Undercover Buy Berhasil, Ditresnarkoba Polda Sumut Tangkap Pengedar Sabu di Percut Sei Tuan
kota
sumut24.co JakartaIndustri perbankan syariah Indonesia terus menunjukkan performa yang tangguh, solid, dan berkelanjutan. Pertumbuhan posi
Ekbis
sumut24.co DeliserdangWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Desa Telaga
kota
sumut24.co MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyebut Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP) menjadi penguat ekonomi
kota
sumut24.co MedanWakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menghadiri peresmian operasional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di J
kota