Senin, 06 Juli 2026

Perbaikan Jembatan Tambangan Terus Molor, Bupati Madina Harus Punya Solusi

Administrator - Rabu, 04 September 2019 13:53 WIB
Perbaikan Jembatan Tambangan Terus Molor, Bupati Madina Harus Punya Solusi

MEDAN I SUMUT24.co Jembatan Tambangan yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Tambangan Kabupaten Madina yang hanyut lebih kurang sudah 10 bulan belum juga diperbaiki sehingga membuat masyarakat terus sengsara, karena sulitnya medan yang dilalui. Ditambah lagi semakin naiknya biaya transportasi akan hal tersebut. Menanggapi hal tersebut anggota DPD RI asal Sumut Dedi Iskandar Batubara ketika diminta tanggapannya kepada Wartawan, Rabu (4/9) mengatakan, Perbaikan jembatan Tambangan yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Tambangan Kabupaten Madina terus menjadi persoalan. Dimana jembatan tersebut adalah satu-satunya jalan protokol dan alternatif yang menjadi hajat hidup orang banyak. Dalam hal ini sebagai Kepala Daerah Bupati Madina diminta segera memperbaikinya dengan seksama, jangan karena anggaran tak ada dan lain sebagainya menjadi suatu alasan yang dibuat-buat, Bupati Madina harus memberikan solusi yang konkrit sehingga persoalan masyarakat tersebut menjadi klir, ucapnya. Masalah anggaran harusnya kan bukan masalah, kan bisa dikomunikasikan ke Pemprovsu ataupun pusat sehingga dapat ditampung dalam APBD maupun APBN sehingga jembatan tersebut dapat dibangun kembali sebagaimana harapan masyarakat. Kan sekarang tinggal komunikasi Bupati dengan Pemprovsu maupun kepada pusat, ucapnya. Sebelumnya diketahui, Akibat Hujan yang mengguyur sejumlah tempat di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara sejak Jumat sore (2/11), hingga malam menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah titik. Bahkan, derasnya debit Aek Batang Gadis mengakibatkan jembatan di Kecamatan Tambangan roboh.

Baca Juga:

Jembatan menghubungkan Desa Laru-Desa Tambangan Jae roboh serta hanyut pada Jumat malam, sekitar pukul 22.00. Di atas aliran Aek Batang Gadis ini ada dua jembatan, lama dan baru. Kedua-duanya ikut hanyut terbawa air. Pada saat kejadian, awalnya jembatan baru roboh. Saat material jembatan baru tersebut hanyut, badan jembatan lama tidak mampu menahan dorongan material jembatan baru sehingga kedua-duanya ikut terbawa air sungai.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Turnamen Sepak Bola Antar Club se-Sumatera Barat Tahun 2026 Resmi di Buka‎ Bupati Solok.
Silaturahmi Alumni HMI Sumut Se-Jabodetabek, Musa Rajekshah: Saya Bangga Menjadi Bagian dari KAHMI
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
komentar
beritaTerbaru