Perkuat Sinergi dan Budaya Keselamatan, Direksi Inalum Tinjau Operasional Smelter Kuala Tanjung
sumut24.co BATUBARA PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan operasional yang aman, produktif,
News
PANYABUNGAN I SUMUT24.co Putra-putri asal Tambangan Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal merasa prihatin dengan hanyutnya jembatan penyeberangan menuju ke desa mereka dan kini belum ada perhatian pemerintah untuk memperbaikinya.
Baca Juga:
Hj.Efwita Nasution SE, putri HMY.Effendi Nasution minta kepada Pemkab Mandailing Natal dalam hal ini Bupati Dahlan Hasan Nasution menaruh perhatian yang serius terhadap nasib masyarakat tujuh desa kawasan Tambangan seberang Sungai Batang Gadis. Sarana transportasi menjadi keluhan utama bagi masyarakat di sana, setelah jatuh dan hanyutnya jembatan.
Menurut Hj.Efwita Nasution, seperti diceritakan saudara Syahlul Habib Nasution Kamis (24/7), sejak jatuhnya jembatan sebagai sarana transportasi menuju desa-desa kawasan tambangan, tingkat ekonomi mereka makin susah.
Untuk mengangkut hasil bumi demi memperoleh pemasaran, terpaksa mereka melewati jembstan gantung yang peruntukannya hanya dapat dilalui sepeda motor.Apabila menggunakan mobil terpaksa melalui jalan memutar dengan jarak yang semakin jauh dan menambah biaya tinggi.
Jembatan baily yang menghubungkan Laru-Tambangan di Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal hanyut terbawa arus sungai Batang Gadis, Jumat (2/11) malam.Bukan itu saja, arus sungai juga menghanyutkan rangka jembatan baja yang sedang dibangun di samping jembatan baily.
Hanyutnya jembatan ini menyebabkan hubungan tujuh desa seberang Batang Gadis putus satu jalur.Hanyutnya jembatan baily ini, saat arus sungai Batang Gadis meluap. Bersamaan dengan itu, rangka jembatan baja yang sedang dikerjakan CV Andalas Raya juga hanyut. Kedua jembatan ini dibawa arus sungai sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.
Akibat jatuhnya jembatan baily ini otomatis hubungan tujuh desa di wilayah Tambangan putus satu arah.Ketujuh desa itu adalah Tambangan Jae, Tambangan Tonga, Tambangan Pasoman, Rao-Rao Lombang, Rao-Rao Dolok, Panjaringan dan Simangambat.
“Kejadian ini sudah dilaporkan kepada Pemkab Madina. Untuk sementara, rencananya kita akan mengadakan musyawarah dengan tujuh kepala desa bagaimana caranya untuk membuat jembatan darurat yang bisa dilewati kendaraan roda dua,” ujar salah seorang tokoh masyarakat di sana.
Dijelaskan, jembatan baily yang disewa Pemkab Madina kepada Zipur Medan hanyut, juga rangka jembatan yang dibangun CV Andalas Raya juga hanyut.
Untuk sementara rencananya akan membuat jembatan darurat sementara yang bisa di lewati sepeda motor.(W03)
sumut24.co BATUBARA PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan operasional yang aman, produktif,
News
Rokok Polosan Tanpa Cukai Kian Marak di Medan
kota
Musa Rajekshah Ajak Kader HMI Jaga Idealisme dan Persatuan Bangsa dalam LK II Nasional HMI Korkom UNJ
kota
sumut24.co LangkatKetua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, memberikan apresiasi tinggi kepada Ketua PWI Sumatera
kota
sumut24.co MedanWakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril, S.Sos., M.AP menghadir
kota
sumut24.co MedanStan UPT Taman Budaya Sumatera Utara menjadi salah satu daya tarik magnetik pada malam pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara
kota
sumut24.co MedanPermasalahan banjir dan infrastruktur khususnya jalan rusak menjadi keluhan warga yang disampaikan langsung kepada Wali Ko
kota
sumut24.co MedanEvent Pesona Colorful Medan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke436 Kota Medan resmi digelar pada Sabtu, 4 Juli 2
kota
Mahasiswa FH UMSU Laporkan Oknum Karyawan Leasing ACC ke Polrestabes Medan atas Dugaan Penggelapan Mobil
kota
Beralih Fungsi Sejak 2014&ndash2026 Kawasan HTR Koperasi Tani Mandiri Diduga Berubah Menjadi Kebun Sawit, Ada Bukti Kwitansi
kota