Launching Operasional 1.061 Gerai Koperasi Desa Merah Putih Secara Virtual Dihadiri Wakil Bupati Solok.
Launching Operasional 1.061 Gerai Koperasi Desa Merah Putih Secara Virtual Dihadiri Wakil Bupati Solok.
kota
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Dalam kurun waktu 2 tahun sedikitnya ada 40 bandar dan pengendali narkoba yang tewas diterjang peluru panas. Semua ini terjadi semenjak dirinya menjabat jadi orang nomor satu di Direktorat Narkoba Polda Sumut, ungkap DirNarkoba Polda Sumut Kombes Pol Hendri Marpaung, kepada wartawan.
“Kalau tidak salah, ada sekitar 39 sampai ke 40 orang yang sudah ditembak mati oleh pihaknya atau jumpai tuhan,” Kombes Pol Hendri saat dijumpai usai acara HUT ke-73 Bhayangkara di Lapangan Merdeka, Rabu (10/7/2019).
Kombes Pol Hendri mengaku, pihaknya melakukan tembak mati karena bandar narkoba dan pengendali narkoba agar jaringan mereka terputus.
“Kalau tidak ada bandarnya, bagaimana mau meneruskan narkobanya ke masyarakat,” ujarnya.
Masih dikatakan Hendri, pihaknya hanya melakukan tembakan mati kepada para bandar dan pengendali. “Kalau kurirnya, tidak kita lakukan tembak mati. Karena mereka korban dari pengendali dan bandar,” ujar mantan Kasubdit Obat-obat Berbahaya DitPol Air Mabes Polri ini.
Mengenai, kenapa para bandar dan pengendali narkoba berani melakukan perlawanan saat dijaring petugas, kata pria dengan melati tiga dipundaknya ini, kemungkinan karena mereka sudah mengerti resiko atau dampak penegakan hukum.
“Mereka sudah tahu kalau tertangkap ancamannya seumur hidup. Jadi para bandar dan pengendali narkoba berpikir bagaimana caranya untuk meloloskan diri,” ujarnya.
Hendri juga menceritakan mengenai peredaran narkoba di lapas. Ia mengaku sangat susah melakukan penindakan kepada para pengedar narkoba di lapas.
“Karena kita beda institusi, makanya tidak bisa melakukan penindakan. Tapi kalau mereka meminta bantuan untuk melakukan pengungkapan, kita siap,” terangnya.
Mengenai kenapa para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang melakukan peredaran narkoba karena faktor apa, orang nomor satu di DitNarkoba Polda Sumut ini menyatakan banyak faktor.
Diantaranya, para pelaku merupakan harapan bagi orang-orang adiktif untuk mendapatkan narkoba di lapas karena dia menjadi bandar di lapas.
“Kemudian bisa karena faktor ekonomi dan peluang untuk melakukan hal itu,” sebutnya.
Ia mengaku dari 40 bandar narkoba yang ditembak mati, Koro merupakan bandar dan pengendali narkotika yang diamankan di Tanjungbalai salah satunya (W05)
Launching Operasional 1.061 Gerai Koperasi Desa Merah Putih Secara Virtual Dihadiri Wakil Bupati Solok.
kota
Medan sumut24.co Terkesan kebal hukum. Seperti inilah kondisi yang dilakukan oleh PT SBP (Sarana Baja Perkasa) di Jln. Takenaka Lingkungan
Kota
Ultimatum Prabowo Subianto Harus Dibuktikan dengan Reformasi Nyata Aparat
kota
sumut24.co ASAHAN , Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali mencatatkan keberhasilan gemilang dalam memutus rantai peredaran barang ha
News
Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih Cara Prabowo Perkuat Kudakuda Bangsa
kota
Undercover Buy Berhasil, Ditresnarkoba Polda Sumut Tangkap Pengedar Sabu di Percut Sei Tuan
kota
sumut24.co JakartaIndustri perbankan syariah Indonesia terus menunjukkan performa yang tangguh, solid, dan berkelanjutan. Pertumbuhan posi
Ekbis
sumut24.co DeliserdangWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Desa Telaga
kota
sumut24.co MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyebut Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP) menjadi penguat ekonomi
kota
sumut24.co MedanWakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menghadiri peresmian operasional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di J
kota