MEDAN I SUMUT24
Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sumut sudah berjanji pada bulan Ramadhan tahun ini tidak akan melakukan pemadaman listrik. Namun apa yang terjadi, PLN sesukanya mematikan listrik saat masyarakat makan sahur. “Ini jelas manajemen PLN sangat buruk, sehingga perlu distrukturisasi,” tegas Ketua PC PMII Medan Joni Sandri Ritonga kepada Wartawan, Kamis (9/5).
Baca Juga:
Menurutnya, tindakan PLN yang melakukan pemadaman listrik pada saat orang beribadah adalah tindakan nekat dan tak punya jiwa sosial saling menghormati. “Kita berharap Gubsu segera mengambil tindakan tegas terhadap manajemen PLN agar direkomendasikan ke Meneg BUMN agar segera dicopot dan diganti,” tegas Joni Sandri Ritonga.
Tiap tahun PLN berjanji-janji tak ada pemadaman. Itu hanya lipe service untuk menyenangkan masyarakat. “Kita berharap kepada masyarakat luas yang menjadi korban pemadaman listrik baik alat elektroniknya yang rusak, tidak berpuasa karena tidak sahur segeralah menggugat PLN kepengadilan agar jera mempermainkan masyarakat,” tegasnya.
Kalau dalam bulan ini juga masih ada pemadaman listrik, kami mahasiswa dan masayarakat akan menurunkan massa ke PLN untuk berdemonstrasi menunjukkan kepada masyarakat bahwa manajemen PLN benar-benar buruk.
“Karena seringnya mati lampu sebelum dan pada bulan ramadhan, kita berharap aparat penegak hukum agar turun memeriksa seluruh pejabat PLN yang diduga terlibat dalam permainan dana perawatan dan bahan bakar Pembangkita PLN,” ucapnya.
Untuk itu, kata Joni, pihaknya meminta kepada PLN Area Medan agar pemadaman yang tadi menjadi yang pertama dan yang terakhir di bulan suci Ramadhan ini. Karena masyarakat sangat membutuhkan pelayanan PLN, guna menunjang nyamannya pelaksanaan rangkaian ibadah di kota medan.
Joni juga tak lupa mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1440 H kepada ummat muslim kota medan dan sekitarnya, agar kiranya bulan suci Ramadhan ini dapat menjadi momentum dalam perbaiki diri dan memperbanyak amal ibadah.(W03)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News