Sabtu, 16 Mei 2026

Poldasu Periksa Dugaan Kasus Korupsi Bupati Labura

Administrator - Jumat, 26 April 2019 09:58 WIB
Poldasu Periksa Dugaan Kasus Korupsi Bupati Labura

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Kasus Dugaan Korupsi Bupati Labuhan Batu Utara (Labura), Khairuddin Syah Sitorus diperiksa penyidik Subdit III/Tipikor Direktorat (Dit) Reskrimsus Poldasu, Jumat (26/4).

“Iya, benar (Bupati Labura) memang lagi diperiksa sekarang,” aku Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rony Samtana kepada wartawan.

Sementara, Khairuddin Syah Sitorus alias Buyung ditemui saat hendak masuk ke Dit Reskrimsus sekira pukul 13.50 WIB, membantah diperiksa terkait kasus korupsi. Pria berkemeja putih itu masuk ke gedung Reskrimsus didampingi seorang pemuda berkemeja batik.

“Nggak ah, nggak ada itu saya diperiksa, apa lagi diperiksa masalah korupsi, cuma mau main-main aja,” tandas Buyung sambil berlalu meninggalkan wartawan

Belakangan, Rony Samtana menjelaskan, Bupati Labura, Khairuddin Syah diperiksa terkait penyelewengan Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2013 senilai Rp 3 miliar.

“Modus ambil insentif dari pengumpulan pajak-pajak untuk kepentingan pribadi,” jelas Rony.

Kata Rony, posisi kasus sudah pada tahap penyidikan, namun Bupati Labura, Khairuddin Syah Sitorus alias Buyung masih berstatus saksi. “Kasusnya sudah tahap penyidikan dan yang bersangkutan masih berstatus saksi,” pungkasnya.(W05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tuntutan Ringan Kasus Korupsi Aset PTPN II Senilai 263 Miliar: Tanda Tanya Besar di Balik Langkah Penegak Hukum
Terlibat Peredaran Vape Kandungan Narkoba, Panglima Geng Motor Dibekuk Polisi Hingga Tak Berkutik di Jalan Mojopahit Medan
Belum Digerebek Polisi, Mesin Judi Tembak Ikan Dikelola DS Eksis Beroperasi Tanpa Jeda di Aji Baho, Sibiru -biru
Diburu Sampai ke Jambi Polda Sumut Tangkap 2 Begal Sadis di Angkot Viral di Medsos
Bentrok Pemuda di Pancur Batu Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah.
Ketika Bebas Visa Menjadi Celah Judi Online: Alarm Baru Kedaulatan Digital Indonesia
komentar
beritaTerbaru