Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri, Zakiyuddin Harahap: Selamat Bertugas
MEDAN, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Irjen Pol. Dr. Mahmud Nazly Harahap,
News
Madina I Sumut24.co Kisah pilu terus menyelimuti Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Setelah beberapa pekan terakhir, kabupaten ini berkali-kali dikabarkan sejumlah sungai meluap dan mengakibatkan kampung terendam, pada Jumat kemarin (12/10), daerah ini kembali dilanda banjir dan longsor.
Baca Juga:
Musibah di Madina kali ini tergolong dahsyat. Bukan saja disebabkan ada korban meninggal, tapi terjangan banjir dan longsor ini hampir terjadi di semua kecamatan.
Sebenarnya pada Kamis malam (11/10), wilayah Kecamatan Panyabungan Utara, Madina sudah mengalami banjir. Yaitu di Desa Sukaramai dan Mompang Jae. Luapan air menggenangi sebagian rumah penduduk. Namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Selain itu, hampir semua kecamatan di wiayah pantai barat, antara lain kecamatan: Muara Batang Gadis, Lingga Bayu, dan Ranto Baek mengalami banjir dan longsor.
Korban meninggalkan paling banyak terjadi di  Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Madina. Di sini, sebuah sekolah madrasah dan puluhan rumah warga setempat tersapu banjir bandang yang membawa lumpur dan material berupa kayu besar.
Saat air bah datang anak-anak sedang melakukan aktivitas belajar-mengajar di madrasah desa tersebut. Tak ayal, 29 siswa ikut terbawa terjangan luapan air.
Dalam kondisi tak menentu, anak-anak itu berusaha menyelamatkan diri. Jumlah korban meninggal masih simpang siur, karena upaya pencarian masih terus dilakukan.
Namun, siswa yang belajar di madrasah itu ada sekitar 29 orang, ditambah dua guru. Seorang warga menyebutkan, hingga Sabtu pagi (13/10), masih ada belasan siswa belum diketahui nasibnya.
Seorang warga Ulu Pungkut menyebutkan, baru satu anak ditemukan dalam keadaan selamat, sementara 19 orang lainnya didapat sudah meregang nyawa.
Sehingga, diperkirakan masih ada sekitar 10-an orang lagi tertimbun longsor atau terbawa arus banjir.
Pihak terkait, polisi dan dan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina belum merilis jumlah korban akibat banjir bandang di sejumlah kecamatan di kabupaten ini, sebab mereka masih fokus mencari korban yang belum diketahui nasibnya.
Sementara Puskesmas Muara Batang Gadis, Madina melaporkan, akibat longsor di Bukit Labonas, Singkuang, sudah ditemukan tiga warga tewas tertimbun tanah.Sebelas murid madrasah di Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, meninggal dunia tertimpa bangunan yang hancur diterjang banjir bandang.
Kejadian ini terjadi pada Jumat (12/10/2018) sore, saat jam belajar masih berlangsung.
Berdasarkan laporan yang dihimpun hingga pada Sabtu (13/10/2018) pukul 01.30 WIB dini hari, 11 orang meninggal dunia dan 3 orang ditemukan selamat dari 21 murid yang dinyatakan hilang sebelumnya.(red/tri/bhc)
MEDAN, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Irjen Pol. Dr. Mahmud Nazly Harahap,
News
Balitbang Golkar Gelar Diskusi dan Bedah Buku Revolusi Iran Karya Dr. Nasir Tamara
kota
Dituding Sewenangwenang, Eksepsi Nenek Marlina Ungkap Dakwaan Jaksa Diduga Hasil "Potong Kompas"
kota
DJ Wong Laporkan Akun Pencemaran Nama Baiknya ke Polda Sumut
Kota
Polrestabes Medan Amankan Seorang Tersangka Pengedar Narkoba 9,4 Kg Barang Bukti di Sita.
kota
sumut24.co MedanRakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVIII Tahun 2026 di Medan tak hanya bahas kebijakan pembangun
kota
Polda Sumut Raih Nugraha Sakanti di Hari Bhayangkara ke80, Kapolda Terima Langsung dari Presiden
kota
Mantan Ketua Ormas di Medan Ditangkap, Diduga Kelola Lokasi Judi Tembak Ikan
kota
sumut24.co MedanMemasuki usia ke436 tahun, Kota Medan kembali merayakan perjalanan panjang sebagai salah satu kota metropolitan terbesar
kota
sumut24.co MedanSuasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Lapangan Batalyon Parako 463 Pasgat saat upacara Hari Jadi Kota Medan ke 43
kota