Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri, Zakiyuddin Harahap: Selamat Bertugas
MEDAN, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Irjen Pol. Dr. Mahmud Nazly Harahap,
News
MEDAN I SUMUT24.co Tiga Kafilah Sumatera Utara (Sumut) masuk tiga besar cabang Musabaqah Khath Qur’an (MKQ) golongan Kontemporer dan Hiasan Mushaf berdasarkan penilaian Dewan Hakim. Meskipun berdebar, peserta tuan rumah yakin melaju ke babak final dan meraih juara.
Baca Juga:
Untuk Hiasan Mushaf putri, nama Millah Hayati asal Sumut mendapat nilai 257,5menempati posisi kedua dari tiga besar lainnya yakni Nisfa Juwita asal Banten (267,5) dan Irma Puspitasari (DKI Jakarta). Sementara lomba kaligrafi Kontemporer putra, Ahmad Subhan asal Sumut memperoleh nilai 271 menempati posisi kedua, mengungguli Hendra Saputra asal Kepri dengan nilai 259 (posisi ketiga), sedangkan Yudhi Dwi Arifianto (Yogyakarta) mendapat nilai 282 di posisi teratas.
“Saya pun nggak menyangka bisa masuk tiga besar. Ya mungkin berkat doa, dukungan dan berusaha selama pelatihan di Jawa Barat (Lembaga Kaligrafi Al-Qur’an) tiga bulan, tanpa disangka saya masuk final,†ujar Ahmad Subhan usai pengumuman nilai oleh Dewan Hakim, Rabu (10/10) siang.
Putra asal Kabupaten Langkat ini mengaku tidak mengalami kesulitan dalam mengerjakan karya seninya karena sesuai dengan apa yang dipelajari selama pelatihan. Meskipun begitu, dirinya tetap berdebar menunggu pengumuman mengingat para pesaingnya dari 33 provinsi juga punya karya yang sangat bagus. Karena itu pula, segala persiapan akan dilakukan menjelang babak final besok (Kamis, 10/10).
“InsyaAllah kita akan persiapkan hasil yang terbaik untuk Sumut,†sebutnya.
Selain itu, tiga besar untuk Sumut juga diraih Mira Mustika untuk kategori lomba Kontemporer putri dengan nilai 264,5. Sedangkan pesaingnya Suci Melati asal Kalimantan Selatan memperoleh nilai 274 dan Jauhara Sa’adati (DI Yogyakarta) dengan niali 255,5.
“Alhamdulillah, puji syukur Kepada Allah SWT. Juga (terimakasih) kepada orang tua dan teman-teman se-kafilah atas dukungannya. Ya saya nggak nyangka bisa masuk final,†kata putri asal Tebing Tinggi ini.
Menanggapi hasil karya para peserta, Dewan Hakim H. Muhammad Faiz Abdul Razaq menyebutkan nilai keindahan dan kualitas saat ini empat kali lipat lebih baik dibandingkan sebelumnya. Bahkan kesemuanya sudah pantas dibandingkan dengan karya dari Turki, Mesir dan Brunei Darussalam. Sebab selain lukisan yang sangat indah, perbedaannya juga tidak terlau jauh dan harus diperiksa secera mendetail.
“Kami-kami ini dewan hakim dibuat gila. Semua karyanya luar biasa, jadi peningkatannya itu empat kali loncatan, sangat indah sekali. Jadi satu sama lain itu betul-betul mendetail, sampai kepada titik kita harus bisa bedakan. Jadi, antara juara itu perbedaannya satu digit saja,†jelas Faiz.
Dengan hasil tersebut menurutnya, sudah banyak kemajuan dari seni kaligrafi Indonesia. Untuk itu nantinya di babak final peserta akan bersaing ketatmenentukan juara dari tiga besar. (WO3)
MEDAN, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Irjen Pol. Dr. Mahmud Nazly Harahap,
News
Balitbang Golkar Gelar Diskusi dan Bedah Buku Revolusi Iran Karya Dr. Nasir Tamara
kota
Dituding Sewenangwenang, Eksepsi Nenek Marlina Ungkap Dakwaan Jaksa Diduga Hasil "Potong Kompas"
kota
DJ Wong Laporkan Akun Pencemaran Nama Baiknya ke Polda Sumut
Kota
Polrestabes Medan Amankan Seorang Tersangka Pengedar Narkoba 9,4 Kg Barang Bukti di Sita.
kota
sumut24.co MedanRakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVIII Tahun 2026 di Medan tak hanya bahas kebijakan pembangun
kota
Polda Sumut Raih Nugraha Sakanti di Hari Bhayangkara ke80, Kapolda Terima Langsung dari Presiden
kota
Mantan Ketua Ormas di Medan Ditangkap, Diduga Kelola Lokasi Judi Tembak Ikan
kota
sumut24.co MedanMemasuki usia ke436 tahun, Kota Medan kembali merayakan perjalanan panjang sebagai salah satu kota metropolitan terbesar
kota
sumut24.co MedanSuasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Lapangan Batalyon Parako 463 Pasgat saat upacara Hari Jadi Kota Medan ke 43
kota