Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM Diharapkan Tetap Damai dan Sesuai Aturan
sumut24.co JAKARTA, Gelombang penyampaian aspirasi dari kalangan mahasiswa yang menolak kebijakan kenaikan harga BBM kembali menyita perhat
News
Baca Juga:
MEDAN | SUMUT24
Beberapa Ormas dan LSM di Sumut mendesak pemerintah untuk terus melakukan proses evakuasi pencarian korban kapal tenggelam KM Sinar Bangun. Jika pemerintah ingin menghentikan evakuasi seharusnya pemerintah tidak perlu mempublis gambar tempat ditemukannya titik koordinat para korban. Hal ini tentu menimbulkan tanda tanya bagi keluarga korban dan seluruh masyarakat Sumut.
Desakan ini seperti yang disampaikan Ketua LSM Gerakan Rakyat Brantas Korupsi Sumatera Utara (Gebraksu), Saharuddin, Ketua LSM Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sumut, Bachtiar, Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Sumut, Darwin Hamonangan Lubis, dan Ketua AMPG Sumut, Abdul Rahman SE, saat menggelar temu pers, Selasa (3/7) di Medan.
“Pemerintah seolah-olah tidak menjadikan evakuasi ini sebagai sebuah prioritas. Padahal ada ratusan nyawa melayang akibat tragedi tenggelamnya kapal ini. Terlepas pemerintah akan membangun monumen dan memberikan bantuan itu tidak masalah. Yang pasti kami minta proses evakuasi dilanjutkan apapun alasannya,” tegas Ketua Gebraksu Saharuddin.
Menurut Saharuddin, pemerintah dinilai kurang serius dalam menjalankan tugasnya untuk melindungi warga negaranya.
“Sebelumnya kita telah melakukan dialog dengan Basarnas di posko tenda beberapa waktu lalu. Ketika itu kita ingin klarifikasi terkait berita akan didatangkannya bantuan alat evakuasi dari Singapura, ternyata tidak ada alat itu disana. Alat evakuasi itu adanya di Surabaya, namun untuk mendatangkan alat itu pemerintah beralasan memakan waktu yang cukup lama. Sebenarnya ini kan masalah teknis saja. Disini nampak pemerintah kurang serius dalam melindungi warga negaranya,” ujarnya.
Saharuddin mengaku, tragedi ini terjadi akibat kelalaian pengusaha dan pemerintah dalam mengawasi dan menerapkan SOP pengoperasian kapal.
“Kejadian ini tidak boleh terulang lagi, usut semua pihak yang terlibat dalam kelalaian tenggelamnya kapal tersebut. Polisi harus mengungkap kasusnya secara gamblang ke publik, agar masyarakat tau kejadian yang sebenarnya,” cetus Saharuddin.
Hal senada dikatakan Ketua Pemuda LIRA Sumut, Bachtiar. Menurutnya tragedi ini merupakan duka bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dirinya meminta agar pemerintah terus mengupayakan evakuasi korban sampai titik terakhir.
“Slogan kerja-kerja dari presiden untuk seluruh pemerintah harus benar-benar dilakukan, jangan slogan itu dijadikan pencitraan semata. Disini saatnya pemerintah bekerja untuk terus bisa mengevakuasi korban. Kita terus mengapresiasi dan mendukung jika evakuasi ini terus dilakukan pemerintah,” tegas Bachtiar.
Menurut Bachtiar, pemerintah harus mengawasi betul safety keamanan bagi para penumpang kapal dan menerapkan SOP yang berlaku bagi setiap armada kapal disana. Sebab menurutnya, pengawasan ini sudah bertahun-tahun tidak dilakukan oleh Dishub di kawasan Danau Toba.
Sementara itu, Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Sumut, Darwin Hamonangan Lubis, menambahkan Danau Toba merupakan marwah bagi seluruh masyarakat Indonesia. Menurutnya, jika masalah ini tidak bisa diselesaikan pemerintah, maka masyarakat tidak akan percaya lagi dengan kinerja pemerintah.
“Dishub Sumut harus bertanggungjawab dan segera berbenah. Mereka harus bekerja tegas sesuai tugas dan fungsinya. Segera tertibkan pengusaha kapal yang tidak berjalan sesuai SOP, cabut izin operasionalnya. Agar tragedi kapal tenggelam ini tidak terulang kembali,” tegas Hamonangan.
Terkait desakan ini, jika pemerintah tidak melanjutkan evakuasi, maka para LSM dan Ormas siap untuk menggalang aksi atas tragedi ini. Mereka juga meminta DPR RI untuk mendesak pemerintah dan menmanggil pihak-pihak terkait untuk menanyakan kenapa proses evakuasi ini terhenti. Pemprovsu juga harus ikut dalam memberikan moril kepada pemerintah pusat untuk meneruskan proses evakuasi, Tak hanya itu, mereka juga akan meminta bantuan internasional untuk turut serta dalam mengirimkan bantuan evakuasi ini. (w07)
sumut24.co JAKARTA, Gelombang penyampaian aspirasi dari kalangan mahasiswa yang menolak kebijakan kenaikan harga BBM kembali menyita perhat
News
Medan Sumut24.co Anggaran Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim Cikataru) Kota Medan untuk Tahun Anggara
News
Dompet Dhuafa Waspada Bersama RSU Sufina Aziz Hadirkan Khitan Massal dan Pengobatan Gratis untuk Warga DairiKabupaten Dairisumut24.co Dompe
News
Harapan yang Disemai dari Pohon Cabai Kisah Abdul Rozzaq, Kepala Keluarga Penyintas Banjir Sumatera
kota
Pemkab Solok Sambut Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci Mekah di Asrama Haji Padang
kota
Rentetan Kecelakaan di Proyek Jalan Nasional Aek Kanopan, JAM PMII Minta Satker dan PPK Dicopot
News
Polisi Menyamar Jadi Pembeli, Kurir Sabu di Pantai Labu Gagal Kabur Usai Dikejar Petugas
kota
Senator M. Nuh Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Daerah Terbatas Melalui Khitanan dan Pengobatan Gratis di DairiSumatera utarasumut24.co A
News
SUMUT24.CO, MEDAN Kedatangan Syaikh DR Reza Abdul Jabbar, saudagar sukses asal Selandia Baru yang juga merupakan suami dari Peggy Melati
News
Terungkap! Belanja LPJU Rp291 Miliar Jadi Paket Pengadaan Terbesar Pemko Medan Tahun 2026
News