Senin, 16 Maret 2026

Pasangan Pelangi Unggul

Administrator - Rabu, 14 Februari 2018 16:13 WIB
Pasangan Pelangi Unggul

MEDAN |SUMUT24 Pengamat sosial politik USU Drs Haji Wara Sinuhaji MHum mengatakan, dengan didiskualifikasi calon nama JR Saragih, maka tinggal dua Cagubsu yakni Edy Rahmayadi-Ijeck dan Djarot-Sihar Sitorus. “Perkiraan saya yang unggul adalah pasangan pelangi nomor 2 Djarot-Sihar Sitorus,” ujar Wara Sinuhaji.

Baca Juga:

Boleh saya katakan Pilgubsu sudah “game over” atau selesai tinggal menunggu formalitas hari H penghitungan suara. “Ini kalkulasi politik dikaitkan dengan kondisi demokrasi-demografis penduduk Sumut yang heterogen dan juga banyak suku Jawa, maka pasangan pelangi yang memenangkan Pilgubsu,” kata Drs Wara Sinuhaji MHum menjawab wartawan di Medan, Rabu (14/2).

Dikatakannya, Sumut ini heterogen, jumlah penduduk dan etnis yang plural dari sisi agamis. Penduduk Muslim di Sumut sekitar 65 persen, sedangkan yang lainnya Katolik, Protestan, Budha dan Hindu serta lainnya sekitar 35 persen. Dan yang 35 persen ini diperkirakan akan memilih pasangan nomor 2 (Djarot-Sihar) dan harus diingat penduduk Sumut ini mayoritas suku Jawa dan juga banyak Cina, yang diperkirakan akan memilih pasangan Djarot-Sihar.

Dengan pemilih Muslim yang 65 persen tadi dia terpolarisasi. “Perkiraan saya, setengahnya memilih nomor pasangan 2 dan separohnya lagi memilih pasangan nomor 1. Kalkulasi kasar ini lah maka saya perkirakan sekitar 60 persen suara untuk nomor 2, dan 40 persen untuk nomor 1. Itulah maka saya katakan sudah game over,” kata Wara.

Calon Gubsu kali ini 2 pasangan dan tahun terdahulu ada 3 pasang. Nah, disatu sisi memang saya curigai kenapa bisa diskualifikasi oleh KPU hanya karena foto copy ijazah tidak dileges padahal dia (JR Saragih) sudah 2 kali ikut pemilihan Bupati Simalungun dan lolos.

“Jadi saya menenggarai dalam tanda tanya adakah sebuah skenario besar yang terjadi dibalik didisklualifikasinya JR Saragih. Dia bukan mundur karena kalau dia mundur kena finalty dan sanksi Undang-Undang,” ujar Wara.

Kalaupun JR Saragih mengadu ke Panwaslu, kita tunggulah hasilnya. Namun kalau 3 lagi pasangan Cagubsu, maka peta politik berubah lagi.

Menurut Wara menjelang Pilkada biasanya sudah rame dengan isu-isu agama, namun nyatanya isu agama dan politik agama tidak jalan di Sumut seperti kasus di Jakarta beberapa waktu lalu, karena dalam konteks Pilkada masyarakat Sumut sulit dipecah.

“Djarot-Sihar pasangan pelangi (Muslim dan Kristen), sementara Edy Ramayadi-Ijeck pasangan yang homogen (sama-sama Islam). Jadi isu agama tidak jalan bila dibuat untuk mempropokasi masyarakat Sumatera Utara,” sebut Wara.

“Prakiraan saya ini secara objektif dan bisa menjadi masukan bagi kedua pasangan. Artinya walaupun analisis dan presdiksi politik yang saya katakan bisa berbeda, harusnya bisa dicermati kedua pasangan. Dan masih banyak peluang untuk mendalami analisis saya ini,” kata Wara. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Jelang Periode Libur Lebaran BRI Imbau Nasabah Waspada Penipan Modus File .APK
Ops Ketupat Toba 2026, Kapolresta Deli Serdang Tinjau Langsung Pos PAM, Pos Yan dan Pos Terpadu
Sekda Padangsidimpuan Tutup Lomba Berkah Ramadhan, Dai Cilik hingga Fashion Show Muslim Tampil Percaya Diri
Sekdako Padangsidimpuan Apresiasi Gercep, Ekspedisi Sapa Ramadhan ke-6 Bantu Ratusan Warga
Brutal! Wartawan tvOne Dipukul dan Dicakar Oknum ASN di Paluta
Isu Tanah Ulayat Memanas di Madina, Raja Panusunan Mandailing Godang Siapkan Konsolidasi Internal
komentar
beritaTerbaru