Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang
Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang
kota
Baca Juga:
Medan | Sumut24.co Pj. Gubsu diminta tidak mengangap remeh sinyal lampu kuning Unesco terhadap Geopark Kaldera Toba. Untuk itu, harus segera dilakukan perombakan sruktur dan personal Badan Pengelola Geopark Kaldera, termasuk sistim pembiayaannya yang lebih apliktif. “Jangan disikapi dengan enteng, dan tunjuk Sekda Provsu sebagai Ketua Umum Badan Pengelola,†tegas Choking Susilo Sakeh, Budayawan dan Jurnalis Senior, tadi siang. Menurut Choking, salah satu aspek kegagalan Badan Pengelola Toba Caldera Unesco Global Geopark (BPTCUGGp) yang berujung dengan terbitnya ‘kartu kuning’ Unesco tersebut, adalah lemahnya kepemimpinan Kadisbudpar Sumut, Zumry Sulthony, sebagai Ketua Umum. “Zumry tidak saja lemah di dalam memenej lembaga ini, tetapi juga lemah di dalam berkordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat yang ada di Kawasan Geopark Kaldera Toba,†urai Choking. Karenanya, yang pertama harus diganti di Badan Pengelola adalah sosok Zumry sebagai Ketua Umum. Dan sebagai bentuk keseriusan Pemprov Sumut di dalam memenuhi kriteria yang ditetapkan Unesco, maka Pj Gubsu harus menunjuk Sekda Prov. Sumut sebagai Ketua Umum Badan Pengelola. “Kadisbubpar Sumut telah gagal. Dan untuk memperbaiki kegagalan tersebut, Pj Gubsu harus menunjuk Sekda Provsu sebagai Ketua Umum Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba.†Selain jabatan Ketua Umum Badan Pengelola, Pj Gubsu pun harus menempatkan sosok yang kompeten dari kalangan masyarakat, untuk ikut mengurus Badan Pengelola Geopark ini, sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat untuk ikut bersama-sama mengelola Kawasan Geopark Kaldera Toba. Meski badan pengelola ini bentukan pemerintah, namun idealnya lebih banyak melibatkan kalangan masyarakat. Sebab, “Rendahnya partisipasi masyarakat menjadi salah satu aspek kegagalan badan pengelola selama ini.†Lebih lanjut Choking Susilo Sakeh juga minta, dilakukan perubahan sistem anggaran untuk Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba tersebut agar lebih aplikatif dan tepat sasaran. Anggarannya tidak lagi menumpang di Disbudpar Sumut, namun langsung kepada Badan Pengelola dalam bentuk hibah. “Sistem anggaran semacam ini, diharapkan akan membuat Badan Pengelola bisa semakin lincah bergerak,†kata Choking. Choking meyakini, perombakan struktur dan personal Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba, Terutama mengganti Ketua Umum dari Kadisbudpar Sumut kepada Sekda Sumut, serta merobah sistim pengangggaran Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba, dapat mendorong Pemprov Sumut secepatnya memenuhi kriteria yang ditetapkan Unesco untuk Kawasan Geopark Kaldera Toba. Karenanya, tidak bisa tidak, Pj. Gubsu harus serius menyikapi kartu kuning Unesco, dengan secepatnya merombak struktur dan personal badan pengelola, juga merombak pola penganggaran untuk badan pengelola. “Masyarakat Sumut menunggu sikap serius Pj. Gubsu untuk Geopark Kaldera Toba ini,†tegas Choking. Sebagaimana ramai diberitakan, Unesco melayangkan ‘kartu kuning’ untuk Kawasan Geopark Kaldera Toba, pada rapatnya di Maroko 4-5 September lalu. Artinya, Badan Pengelola telah gagal memenuhi beberapa kriteria yang ditetapkan Unesco untuk Geopark Kaldera Toba. Unesco minta dilakukan perbaikan, sebelum dilakukan validasi ulang pada dua tahun mendatang. rel
Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang
kota
Wabup Solok H. Candra Buka Peluang Investasi Hijau Bersama Delegasi Korea. Dorong Teknologi Lingkungan untuk Masa Depan Kabupaten Solok
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Cek Dapur SPPG, Pastikan Makanan Aman dan Higienis
kota
El Adrian Shah Buka Peluang Reshuffle Pengurus DPD Hanura Sumut
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai tidak melarang para pedagang berjualan di kawasan AlunAlun Sultan Abdul Jali
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan relokasi sementara Chapel USU sebagai bagian dari penataan dan renovasi fasili
kota
Dibekali Pembekalan Digital, 39 Duta Pramuka Padang Lawas Resmi Dilepas Menuju Jamnas XII Cibubur
kota
Adu Jeli dan Kekuatan, Ratusan ASN Pemkab Madina Semarakkan Lomba Tradisional HUT ke81 RI
kota
Bukan Cuma Kenyang, Pemko Padangsidimpuan Soroti Asupan Gizi Korban Bencana Lewat Bantuan Telur dan Kacang Hijau
kota